LEBAH MADU

Lebah Madu - Kebanyakan masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan lebah madu. Binatang yang secara umum memiliki sengat ini berperan penting dalam kehidupan manusia, yaitu dengan menghasilkan bahan makanan istimewa yang memiliki banyak khasiat bagi kesehatan manusia. Produksi utama lebah madu adalah madu, sementara produk tambahan lainnya yang juga memiliki khasiat tinggi dan nilai ekonomis tinggi adalah propolis dan malam.

Madu adalah salah satu hasil produksi lebah madu yang memiliki rasa manis, kandungan gizi yang tinggi, serta sangat berkhasiat untuk mendukung kesehatan manusia. Madu memiliki keistimewaan dalam mengobati berbagai macam penyakit. Setiap orang dari berbagai kelompok umur dapat mengkonsumsi produksi lebah madu ini. Bukan hanya dalam bidang kesehatan, madu juga memiliki khasiat yang luar biasa untuk dimanfaatkan sebagai salah satu bahan perawat kecantikan.

Lebah Madu, Serangga Sosial

Binatang yang berperan dalam menghasilkan madu ini tergolong serangga sosial. Lebah madu memiliki sifat hidup berkelompok serta tatanan dalam kelompoknya itu. Hal yang luar biasa dalam sistem sosial lebah madu ini adalah terdapatnya stratifikasi dan pembagian kerja sesuai dengan peran dan strata masing-masing. Lebah madu memiliki kemampuan untuk mengubah nektar yang dihasilkan tanaman dan umumnya terdapat di bunga tanaman menjadi madu. Madu yang mereka hasilkan akan disimpan dalam sarangnya.

Klasifikasi Lebah Madu




Kingdom: Animalia, Phylum: Arthoproda, Class: Insecta (serangga), Ordo: Hymenoptera, Famili: Apidae, dan Genus: Apis. Species atau jenis lebah madu terdiri dari beberapa species antara lain lebah hutan (Apis dorsata), lebah australia (Apis mellifera), Apis florea, dan lebah lokal (Apis indica). Selain spesies tersebut, terdapat beberapa spesies lain yang ditemukan di beberapa negara, seperti India, Kore, dan Jepang. Spesies tersebut dikenal dengan nama lebah oriental (Apis cerana). Lebah oriental itu kini banyak dibudidayakan oleh masyarakat dan lebih dikenal dengan nama lebah madu. Apis laboriosa merupakan jenis lebah yang banyak ditemukan di Pegunungan Himalaya, adalah lebah madu yang memiliki ukuran tubuh besar.

Sekilas Tentang Lebah Madu

Secara umu lebah madu merupakan jenis serangga yang memiliki sengat yang dapat digunakan sebagai alat untuk mempetahankan dirinya. Bahkan lebah hutan Apis dorsata memiliki keagresifan yang tinggi untuk menggunakan sengatnya tersebut. Namun demikian, ada juga lebah madu yang tidak memiliki sengat yang disebut dengan stingless honeybee. Beberapa genus yang termasuk dalam stingless honeybee diantaranya adalah Trigona dan Melipona.

Lebah madu dari genus Trigona umumnya banyak ditemui di daerah-daerah subtropis seperti Indonesia, Malaysia, dan Philipina. Selain di negara-negara tersebut, Trigona juga banyak ditemui di negara Australia. Lebah madu ini menghasilkan madu yang oleh orang Jawa disebut lanceng, sementara itu orang Sunda menyebut madu hasil produksi Trigona ini dengan sebutan teuweul. Madu lanceng atau teuweul ini memiliki rasa yang asam. Sejak dahulu, lebah madu dari genus Trigona telah dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Diantara sekian banyak jenis lebah madu, yang paling banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia adalah lebah hutan (Apis dorsata), lebah lokal (Apis indica), dan Trigona sp. . Apis dorsata sering ditemui di hutan-hutan. Orang Jawa menyebutnya dengan istilah tawon gung, sedangkan orang sunda menyebutnya dengan istilah nyiruan. Apis dorsata yang menyandang gelar sebagai lebah hutan ini sangat sulit untuk dibudidayakan. Sesuai dengan namanya yang identik dengan lingkungan hutan, lebah ini sangat agresif dan ganas. Ukuran tubuh Apis dorsata paling besar dibandingkan jenis tawon madu lain serta memiliki sengat yang sangat dahsyat. Apis dorsata banyak ditemukan di hutan-hutan yang belum banyak terjamah oleh manusia. Lemah madu ini memiliki koloni yang besar. Dalam satu pohon, bisa terdapat puluhan koloni lebah madu Apis dorsata. Di Indonesia, di beberapa daerah terutama daerah-daerah yang masih banyak hutan, yang koloni lebah madu Apis dorsata ini dilindungi oleh hukum masyarakat adat setempat. Dseperti di Riau, jika ada orang yang menebang pohon sialang tempat koloni lebah madu ini bersarang, orang tersebut bisa terkena denda hingga jutaan rupiah.

Ketiga jenis madu tersebut, lebah hutan (Apis dorsata), lebah lokal (Apis indica), dan Trigona sp., memiliki produktivitaa yang berbeda-beda. Namun peternak lebah di Indonesia pada umumnya memilih lebah unggul untuk dibudidayakan. Lebah unggul tersebut berasal dari Benua Eropa dan lebih dikenal dengan nama lebah italia. Lebah italia ini didatangkan ke Indonesia dari Australia. Spesies dari lebah madu yang didatangkang dari Australia ini adalah Apis mellifera var. Ligustica SPIN.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA
Tanijogonegoro On Google Plus