KANDUNGAN DAN MANFAAT BUAH ALPUKAT UNTUK KESEHATAN

Kandungan Dan Manfaat Buah Alpukat Untuk Kesehatan - Alpukat merupakan buah yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Buah ini banyak dikonsumsi dalam bentuk jus, es campur, maupun dalam bentuk segar dengan ditambahkan pemanis. Daging buah berwarna kuning hingga kuning kehijauan dengan kulit berwarna hijau hingga ungu. Buah alpukat tergolong jenis buah yang kaya akan vitamin dan nutrisi. Selain dimanfaatkan sebagai sumber nutrisi bagi keluarga, buah alpukat juga banyak digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Banyak yang salah persepsi menilai buah alpukat ini. Beberapa orang menganggap bahwa buah alpukat yang kaya akan lemak dapat menimbulkan obesitas dan penyakit kolesterol. Namun, anggapan yang demikian ternyata tidak benar. Bahkan buah alpukat kini banyak dimanfaatkan sebagai obat penurun kolesterol.

Kandungan Gizi Buah Alpukat

Buah alpukat banyak mengandung lemak, dan lemak tersebut didominasi oleh asam lemak tidak jenuh tunggal yang dikenal dengan nama asam oleat tunggal. Asam oleat tunggal sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama peran dan fungsinya sebagai antioksidan kuat. Selain kaya akan lemak, buah alpukat juga diperkaya dengan vitamin E. Dalam 100 gram buah alpukat mengandung kurang lebih 3,4 mg vitamin E. Untuk mencukupi vitamin E yang dibutuhkan oleh tubuh, bisa dipenuhi dengan mengonsumsi 0,5 kg buah alpukat untuk orang sehat. Sedangkan orang yang sedang sakit bisa mengonsumsi 1 kg alpukat. Buah alpukat juga diperkaya dengan mineral terutama kalium, serta mengandung kadar natrium yang sangat rendah. Tidak seperti buah-buahan lain yang banyak mengandung pati, buah alpukat hampir tidak mengandung pati, dengan kadar gula yang rendah. Tetapi buah alpukat memiliki kandungan serat yang sangat tinggi. Sehingga baik untuk sistem pencernaan. Kandungan klorofil dalam buah alpukat juga cukup tinggi, disamping vitamin B-kompleks dan betakaroten yang juga berlimpah.

Buah ini memiliki daya simpan yang cukup lama, yaitu bisa bertahan selama sepuluh hari jika disimpan dalam suhu kamar. Penyimpanan dalam ruang pendingin sekitar 4°C dapat memperlama daya simpan buah alpukat, yaitu sekitar 20 hari dalam penyimpanan.

Selain diperkaya nutrisi yang cukup lengkap, buah dan daun alpukat juga banyak mengandung senyawa saponin, alkaloida, flavonoida, dan tanin. Sementara itu daun alpukat mengandung senyawa polifenol, quersetin, dan gula alkohol.

Khasiat Dan Manfaat Alpukat




Buah alpukat banyak dimanfaatkan sebagai makanan untuk menurunkan resiko serangan penyakit jantung dan stroke. Hal ini disebabkan buah alpukat banyak mengandung asam lemak tidak jenuh tunggal. Kandungan lemak tersebut sangat tinggi, dan bisa jadi alpukat merupakan buah berkadar lemak tertinggi. Dibanding dengan buah durian, kadar lemak dalam alpukat bisa mencapai dua kali lipat.

Selain berkhasiat mengurangi resiko serangan penyakit jantung dan stroke, kandungan lemak tidak jenuh pada buah alpukat juga banyak digunakan sebagai obat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahal atau LDL dalam darah dan menaikkan kadar kolesterol baik atau HDL dalam darah. Konsumsi secara rutin buah alpukat sebanya ½ - 1 butir setiap hari dapat menurunkan kadar koles terol secara signifikan.

Kandungan kalium yang sangat tinggi dan natrium yang sangat rendah menjadikan buah ini dapat meningkatkan suasana basa dalam tubuh. Kadar folat dan vitamin E yang tinggi dapat berfungsi efektif sebagai obat peredam penyakit hipertensi. Buah alpukat juga sudah banyak digunakan sebagai makanan untuk memperlancar peredaran darah dan direkomendasikan sebagai menu untuk diet diabetes. Kandungan lain dalam buah alpukat yang cukup signifikan adalah vitamin E, omega-3, omega-6, dan omega-9, yang berkhasiat untuk meningkatkan kemampuan dan menjaga kesehatan otak.

Saat ini, pemanfaatan alpukat sebagai obat tradisional untuk berbagai macam penyakit sudah banyak dilakukan oleh masyarakat. Misalnya buah alpukat yang dicampur dengan teh hangat dapat digunakan untuk mengobati sakit kepala, bengkak saluran pernapasan, nyeri lambung, nyeri saraf atau neuralgia, dan mengatasi haid yang tidak teratur. Buah alpukat yang dicampur dengan dua sendok madu dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit sariawan. Dalam bidang kecantikan, buah yang kaya vitamin E ini sering digunakan sebagai masker wajah untuk menghilangkan kulit muka yang kering. Caranya dengan menghaluskan daging buah, kemudian digunakan sebagai masker. Cukup sederhana.

Selain buahnya, daun dan biji alpukat ternyata dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan beberapa penyakit, diantaranya adalah penyakit ginjal, penyakit disentri atau sakit perut, kencing batu, darah tinggi, sakit gigi akibat gigi berlubang, bengkak karena peradangan, dan penyakit kencing manis.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA
Tanijogonegoro On Google Plus