PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER (HARDWARE DAN SOFTWARE)

Perangkat Jaringan Komputer merupakan komponen atau peralatan yang diperlukan untuk menghubungkan dua komputer atau lebih dalam jaringan komunikasi data, baik dalam bentuk Peer to Peer, Local Area Network (LAN), maupun Internet. Berdasarkan jenisnya, komponen perangkat jaringan komputer tersebut terdiri dari dua macam, yaitu komponen hardware yang terdiri dari file server, workstation, media, node, serta Network Interface Card (NIC) dan komponen software, yaitu sistem operasi.

Jaringan Komputer Peer to Peer

Jaringan komputer Peer to Peer merupakan hubungan komunikasi dua komputer atau lebih,dimana dalam hubungan tersebut semua komputer berkedudukan sama. Dengan kata lain, setiap komputer bisa berkomunikasi secara mandiri tanpa pelayanan dari sebuah server. Tata laksana sistem komunikasi data ini diatur sepenuhnya oleh perangkat lunak yang digunakan.

Jaringan Komputer Local Area Network

LAN merupakan bentuk hubungan antar kamputer dalam jaringan terbatas, misalnya dalam satu gedung. Sistem ini bekerja secara hirarkis, artinya membutuhkan satu komputer sebagai pelayan yang dikenal dengan file server atau biasa disebut dengan istilah server.

Pengembangan sistem LAN ini dinamakan dengan MAN atau Medium Area Network, dimana kapasitas jaringan sudah lebih besar dibanding LAN, misalnya antar beberapa gedung. Pada area lebih luas lagi, biasa disebut dengan istilah WAN atau Wide Area Network.

Jaringan Komputer Internet




Internet merupakan singkatan dari interconnection-networking yang merupakan sistem jaringan global di seluruh dunia. Jaringan ini sangat luas, tidak lagi mengenal jarak. Jika sebuah komputer sudah terhubung dengan jaringan internet, berarti sudah bisa terhubung dengan komputer lain di seluruh dunia. Standar koneksi antar satu komputer dengan komputer lain di Internet disebut TCP/IP.

File Server Sebagai Perangkat Jaringan Komputer

File Server merupakan komputer pengendali, pengawas, serta pelayan sejumlah komputer dalam suatu jaringan. Biasanya File Server bersifat dedicated, yaitu khusus digunakan oleh sistem pengendali. Oleh karena peran server sebagai pengendali begitu berat, sehingga dibutuhkan komputer dengan spesifikasi handal, jauh di atas komputer-komputer client. Dalam jaringan internet, perangkat File Server ini biasa disebut Proxy Server.

Workstation/Client Sebagai Perangkat Jaringan Komputer

Workstation atau dikenal juga dengan istilah Client, adalah sejumlah komputer yang terhubung serta dilayani oleh File Sever. Komputer-komputer ini merupakan komputer pekerja di bawah pengawasan dan pelayanan file server. Status sebagai client terjadi saat komputer tersebut dalam keadaan terhubung dalam jaringan. Sedangkan pada saat off-line ia akan menjadi komputer mandiri, bekerja secara utuh pada sumberdayanya sendiri.

Media Sebagai Perangkat Jaringan Komputer

Media merupakan alat dalam bentuk apapun, berperan sebagai penghubung antar komputer dalam suatu jaringan. Media dapat berupa kabel maupun gelombang. Media berupa kabel antara lain twisted pair, coaxial cable, fiber optic, maupun ISDN. Sementara media dalam bentuk gelombang misalnya gelombang radio, dan komunikasi via satelit.

Media perangkat jaringan komputer berupa Twisted Pair terdiri dari dua macam, yaitu UTP (Unshielded Twisted Pair) yaitu kabel tanpa pelindung dari rajutan kawat tembaga halus, dan STP (Shielded Twisted Pair) kabel berpelindung rajutan kawat tembaga.

Media perangkat jaringan komputer berupa Coaxial Cable memiliki fisik lebih kokoh dibanding Twisted Pair, memiliki kualitas lebih baik, serta mampu mendukung komunikasi data berkecepatan 30-100 Mbps.

Sementara itu, Fiber Optic merupakan perangkan jaringan sangat canggih tidak menggunakan teknologi elektris, tetapi menerapkan teknologi optis. Ketahanannya terhadap gangguan listrik dari luar sangat tinggi, selain itu, perangkat jaringan ini juga memiliki kemampuan unjuk kerja sangat tinggi, yaitu lebih dari 500 Mbps, serta jarak komunikasi data hingga mencapai 100 kilometer. Namun, harga fiber optic tergolong sangat mahal.

ISDN atau Integrated System Digital Network, merupakan pengembangan teknologi dengan memanfaatkan kabel telepon. Hanya saja jika kabel telepon biasa bekerja secara analog, ISDN sudah bekerja secara digital. Cara kerjanya pun cukup rumit. Dalam perkembangan teknologi internet, penggunakan teknologi ISDN sangat dibutuhkan.

Network Interface Card (NIC) Sebagai Perangkat Jaringan Komputer

Network Interface Card (NIC) atau Kartu Pengendali Komunikasi , bertugas melaksanakan semua prosedur komunikasi atau biasa disebut protokol, sehingga terjalin hubungan kerja yang baik antara perangkat keras pada suatu komputer dengan perangkat keras pada komputer lainnya.

Sistem Operasi Sebagai Perangkat Jaringan Komputer

Sistem Operasi merupakan perangkat lunak penyelenggara sistem jaringan komputer. Tanpa Sistem Operasi maka semua perangkat terpasang tidak akan bisa bekerja, sehingga tujuan membangun sebuah jaringan menjadi gagal. Sistem Operasi juga memungkinkan sebuah jaringan berkomunikasi dengan jaringan lainnya. Dengan kata lain, Sistem Operasi dapat berperan sebagai penghubung antarjaringan.

HATCHBACK TOYOTA ETIOS VALCO

Hatchback Toyota Etios Valco – Small Hatchback besutan Toyota ini sempat menyita perhatian terutama dari kalangan penggemar otomotif. Mobil besutan Toyota ini menjadi topik pembicaraan hangat di berbagai media otomotif. Toyota Etios Valco Small Hatchback cukup praktis digunakan sebagai kendaraan kota. Desain bodinya tampak elegan dengan bagian belakan yang tampak membulat dan lampu belakangnya yang terlihan menonjol keluar. Indonesia yang merupakan salah satu pasar potensial untuk produk-produk Toyota akan dijadikan sebagai salah satu pusat produksi perusahaan tersebut. Hal tersebut bisa diperkuat dengan hardirnya Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang konon mulai beroperasi pada tahun 2013 ini. Sehingga tidak mengherankan ika Toyota Etios Valco Small Hatchback mulai diproduksi di Tanah Air.

Bagian depan dirancang dengan desain yang cukup menarik meskipun tanpa ornamen gril depan. Lampu depan sebagai perlengkapan standar menggunakan 2 Bean Halogen yang telah dilengkapi dengan lampu kabut. Lampu sign tambahan samping juga disematkan untuk memudahkan pengendara lain melihat arah mobil. Tampilan semankin cantik dengan Bumper spoiler depan yang menggunakan sportu aerokit. Ditambah lagi bagian roda yang telah menggunakan velg 15 Alloy Wheel untuk type E M/T dan G M/T.

Toyota Etios Valco mobil hatcback masa depan

Interior Toyota Etios Valco




Beberapa perlengkapan standar di bagian dalam antara lain Meter Kombinasi /Combination Meter, Electric Outter Mirror Control, serta Accessory Power Outlet. Sementara roda kemudi menggunakan Leather 3 Spoke yang dilengkapi dengan Steering Switch. Small Hatchback ini juga telah dilengkapi dengan perangkat audio canggih yang telah menggunakan 2 DIN CD/AM/FM/Radio/MP3/WMA/USB dengan empat buah speaker. Namun, pada type JX M/T hanya dibekali perangkat audio standar denga dua buah speaker. Pengendara semakin dimanjakan dengan fasilitas Air Conditioner dengan ornamen krom pada type G M/T. Kenyamanan Anda semakin terasa dengan kursi depan yang sudah dilengkapi Head rest, sliding, height adjuster, reclining. Untuk keamanan dan kenyamanan pengendara, Toyota Etios Valco juga telah dilengkapi dengan Seat Belt Baris pertama dengan Pretensioner & Foce Limiter. Sebagai fasilitas dan perlengkapan standar, laci depan juga sudah dilengkapi dengan cooler.

Mobil besutan Toyota ini memiliki dimensi panjang 3.775 mm; lebar 1.695 mm; dan tinggi 1.510 mm. Jarak poros roda 2.460 mm dengan jarak pijak depan 1.468 mm untuk varian E M/T dan G M/T. Sedangkan varian JX M/T memiliki jarak pijak depan 1.480 mm. Sementara itu, jarak pijak belakang type E M/T dan G M/T adalah 1.474 mm, sedangkan pada type JX M/T 1.486 mm.

Pilihan Warna Toyota Etios Valco

Toyota Etios Vaco menawarkan beberapa pilihan warna menarik bagi konsumen. Anda bisa memilih warna biru metalik yang terlihat mengkilap, putih susu, hitam mika, beige metalik, maupun silver metalik. Berbagai pilihan warna tersebut bertujuan untuk memenuhi selera dan cita rasa konsumen terhadap penampilan mobil.

Toyota melengkapi produknya, Etios Valco, menggunakan mesin dengan tipe 4 Cylinder, 16 Valve DOHC bernomor seri 3 NR-FE. Kapasitas silinder 1197 cc dengan daya output maksimum 80/5.600 ps/rpm. Diameter x langkah 72,5 x 72,5 mm dengan torsi maksimum 10.6 / 3.100 Kgm/rpm. Sistem masukan bahan bakar telah menggunakan teknologi Electronic Full Injection (EFI) yang berbahan bakar gasoline.

Mesin Toyota Etios Valco

Hingga artikel ini dibuat, Toyota menawarkan poduknya dengan harga relatif terjangkau bagi konsumen Indonesia. Berikut ini dartar harga Toyota Etios Valco dari berbagai tipe.

Etios Type G M/T

Rp. 161.600.000,00

Etios Type E M/T

Rp. 149.900.000,00

Etios Type JX M/T

Rp. 139.000.000,00

MOBIL SEDAN COROLLA

Mobil Sedan Corolla merupakan produk dan hasil inovasi dalam teknologi otomotif yang dirintis oleh perusahaan raksasa asal Jepang, Toyota. Nama Corolla dapat diartikan sebagai mahkota bunga, sehingga tidak mengherankan jika inovasi maupun pembaruan teknologi yang dikembangkan oleh Toyota selalu mengacu pada keindahan dan kemewahan, layaknya keindahan mahkota bunga. Produk besutan Jepang ini semakin merajai pasar mobil dunia karena memiliki beberapa segmen pasar dari berbagai kelas produknya. Bukan hanya masyarakat Indonesia, tetapi seluruh dunia mengakui eksistensi mobil besutan Toyota mampu mendominasi penjualan dari kelas bawah hingga kelas atas.

Perkembangan Awal Mobil Sedan Corolla

Mobil Sedan Corolla generasi pertama diproduksi pada tahun 1966-1970 bermesin 2K 1100 cc yang diberi kode KE10. Mobil dengan empat pintu tersebut dirakit di Toyota City, Jepang dan Port Melbourne, Australia. Pada perkembangan selanjutnya, Mobil Sedan Corolla generasi kedua diproduksi dalam dua tipe, yaitu tipe dua pintu dan empat pintu. Namun produk generasi kedua memiliki ukuran lebih besar dari generasi pertama. Generasi kedua ini diproduksi pada tahun 1970-1978 dan perakitan dilakukan di Jepang, Australia, maupun Indonesia.

Nama Toyota Corolla semakin melambung saat terjadi krisis bahan bakar sekitar tahun 1974. Ketika itu, kebanyakan penduduk Amerika mulai beralih ke mobil kecil untuk penghematan bahan bakar, sehingga Mobil Sedan Corolla mengalami peningkatan penjualan secara signifikan. Bahkan hingga sampai sekarang, Toyota Corolla telah merajai industri mobil di dunia.

Mobil Sedan Corolla Mulai Mengusung Teknologi Canggih

Setelah melalui berbagai perombakan maupun pembaruan teknologi, Corolla akhirnya mampu menyejajarkan diri dengan deretan mobil-mobil mewah lain dari negara maju. Lonjakan teknologi yang cukup menonjol dari Mobil Sedan Corolla ini terutama setelah diproduksinya generasi keenam pada tahun 1988-1992, yaitu dengan mesin yang cukup populer Twincam 4A-F dan Twincam 4A-G.

Sekitar tahun 1992, di Indonesia diperkenalkan Mobil Sedan Corolla baru, yang cukup dikenal oleh penggemar produk-produk Toyota dengan sebutan Great Corolla. Sedan Great Corolla diproduksi dalam dua model, yaitu Great Corolla SE yang bermesin 2E 1300 cc, dan Great Corolla SE-G bermesin 4A-FE 1600 cc 1.3 SE. Perkembangan selanjutnya, Sedan Great Corolla SE-G kemudian diperbaharui menjadi 1.6 SE, tepatnya pada tahun 1994.

Di Indonesia, kecanggihan teknologi dan kemewahan Corolla semakin menjajarkan namanya dengan mobil-mobil mewah dari negara Eropa maupun Amerika setelah diperkenalkan mesin Twincam 16 valve EFI pada tahun 1996. Produk yang kemudian dikenal dengan sebutan All New Corolla ini tampil dengan tiga varian model, yaitu 1.6 XLi, 1.6 SE-G, dan 1.6 S-Cruise. Dua tahun kemudian, Toyota memperkenalkan produk barunya lagi dengan teknologi lebih mewah, dikenal dengan New Corolla. Mobil Sedan New Corolla menawarkan dua model/tipe, yaitu 1.8 XLi dan 1.8 SE-G.

Inovasi dan lonjakan teknologi tersebut membuat peluncuran produk-produk baru besutan Toyota sangat dinanti-nantikan para pecinta otomotif. Salah satu produk yang cukup populer di telinga masyarakat Indonesia adalah Toyota Corolla Altis. Mobil Sedan Corolla Altis merupakan jenis mobil sedan mewah generasi ke sembilan yang diperkenalkan Toyota di Indonesia sekitar tahun 2000. Dikabarkan bahwa Corolla Altis mampu mendobrak pasar di Asia Tenggara dengan penjualan yang cukup tinggi. Pada tahun 2010, Toyota kembali memperkenalkan produknya kepada masyarakat Indonesia, yaitu Sedan Corolla Altis Facelift. Mobil Sedan Corolla Altis Facelift hadir dengan mesin terbarunya 2ZR-FE Dual VVT-i. Corolla Altis Facelift memperkenalkan dua varian 1.8 E bertransmisi 6 speed manual dan 1.8 G menggunakan transmisi 5 speed CVT automatic. Ternyata, bukan hanya produk Altis saja yang mampu mendulang penjualan tinggi, Toyota Camry yang merupakan mobil sedan kelas menengah pun semenjak tahun 1997 hingga saat ini tercatat sebagai mobil sedan paling laris di Amerika.

Suksesnya berbagai penjualan Sedan di Amerika maupun lainnya tidak membuat Toyota puas sampai disitu. Sesuai dengan namanya Corolla si mahkota bunga, Toyota kembali meluncurkan generasi berikutnya yang penuh keindahan dan kemewahan, bernama Corolla Axio. Mobil Sedan Corolla Axio mulai diperkenalkan ke Indonesia pada Pebruari 2008, bermesin 1ZZ-FE 1800 cc VVT-i 16 valve Corolla Axio menawarkan tiga model yaitu 1.8 V A/T, 1.8 G A/T, dan 1.8 J M/T.

Mobil Sedan Corolla Altis Hadir Dengan Kemegahan Dan Kemewahan

Pada tahun 2013, kemegahan dan kemewahan Mobil Sedan Toyota Corolla Altis telah diabadikan oleh CarandDriver. Dengan tampilan lebih ramping serta feminis semakin memberikan kesan bahwa mobil sedan corolla altis merupakan produk elegan, bukan sekedar membidik pasar menengah, tetapi sudah merambah ke segmen papan atas. Mobil dengan lampu depan ramping serta rumah lampu kabut lebih sporty ini juga telah menggunakan 4 layer.

Kesan kaku dan tegas pada lekukan body memberikan kesan dimensi lebih kompak. Sedan Corolla Altis generasi terbaru ini tampil dengan lekukan samping sejajar dengan tuas bukaan pintu, membujur dari depan ke belakang. Desain body tampak lebih berbeda dari Sedan Corolla altis pendahulunya, terutama pada bagian ujung jendela belakang terlihat patah, serta sudut tajam pada lampu belakang berbentuk asimetris.

Kemegahan Mobil Sedan Corolla Altis generasi terbaru juga bisa dilihat dari desain interiornya. Disematkan LCD display untuk menampilkan iklim dan cuaca terkini, disertai control AC dan keindahan aksen kayu memberi kesan Sedan Corolla Altis semakin elegan. Mengadopsi sistem navigasi maupun kontrol setir dari Toyota Camry menjadikannya semakin tampak berbeda. Dengan perubahan desain cukup ekstrim, diharapkan Mobil Sedan Corolla Altis mampu menandingi berbagai pesaingnya dalam pasar internasional, untuk memperebutkan pangsa pasar kelas atas.

Untuk meraih minat para konsumen, di Malaysia mulai disosialisasikan harga baru sedan dari tipe Corolla. Mobil bertransmisi otomatis ini, diluncurkan dalam tiga varian sekaligus, yaitu Altis 1.8E (AT), Altis 2.0G (AT), dan Altis 2.0V (AT). Varian Altis 1.8E (AT) merupakan tipe terendah dengan banderol harga berkisar 415 juta rupiah. Sedangkan kelas di atasnya adalah Sedan Altis 2.0G (AT) dengan selisih harga cukup tinggi dari kelas dibawahnya. Corolla Altis tipe ini dibanderol harga 450 juta rupiah. Sedangkan kelas termahal dari Altis generasi terbaru adalah Corolla Altis 2.0V (AT), banderol harga 494 juta rupiah. Sementara di Indonesia, PT. Toyota Astra Motor juga memperkenalkan tiga tipe Mobil Sedan Corolla Altis, yakni tipe 1.8E (MT) dibanderol harga 361 juta rupiah, tipe 1.8G (AT) dibanderol harga 383,9 juta rupiah, serta tipe 2.0V (AT) dibanderol harga 416 juta rupiah.

Peluncuran Mobil Sedan Corolla Furia Concept

Sedan Furia Concept diprediksi bakal menjadi sosok mobil masa depan keluaran Toyota Corolla. Diperkenalkan di North American International Motor Show di Detroid AS, produk ini sempat mencuri perhatian semua pihak. Pasalnya, Mobil Sedan Corolla Furia Concept merupakan indikator awal dari tipe kompak yang bakal memetik kejayaan penjualan di masa mendatang. Bill Fay, seorang Wakil Presiden Grup dan Manajer Umum Toyota Division, mengungkapkan bahwa Sedan Furia diluncurkan ke pasaran mengusung kombinasi desain elegan bertema Iconic Dynamism serta terknologi modern terbaru. Keindahan desainnya tampak pada garis body sederhana membujur dari depan ke belakang, desain lampu depan sipit, serta dilengkapi gril dan krom di bagian atasnya. Terkesan tampilan desain bodinya mencerminkan jiwa muda. Tak heran, jika kalangan muda penggemar mobil di Amerika begitu menggandrungi produk besutan Toyota ini.

Tak hanya itu, nuansa muda pada Toyota Furia juga terlihat pada desain body, terutama lekukan-lekukan tajam di bagian pinggir maupun tengah kap mesin, serta sisi kanan kiri bamper depan maupun belakang. Yak, sekilas desain bodynya memang mirip dengan mobil pendahulunya, Mobil Sedan Corolla Camry dan Avalon.

Selain memberikan kesan sporty, Mobil Sedan Corolla Furia Concept juga terlihat begitu dinamis, tampak pada bagasi belakang terdapat bibir spoiler serta menerapkan desain lebih kompak. Lampu belakang berdesain menyerupai lampu depan, telah menggunakan LED. Bagian kolong belakang mobil sedan ini dirancang diffuser serta mengusung knalpot ganda, sehingga mempertegas kesan kekokohannya.

Ketegasan dan kekokohan Sedan Furia tampak pada dimensinya yang lebih besar dibanding mobil produk keluaran Toyota Corolla lain. Dengan panjang 4.620 mm, lebar 1.805 mm, serta tinggi 1.425 mm memberikan kesan longgar serta nyaman untuk dikendarai. Jarak sumbu roda sepanjang 2.700 mm semakin memberikan kesan bahwa Mobil Sedan Corolla Furia Concept memang lebih kokoh.

Mobil Sedan Corolla, mobil masa depan, generasi otomotif terbaik untuk Anda. Mobil Sedan Corolla Altis.

Generasi Baru Mobil Sedan Corolla

Toyota memperkenalkan mobil sedan generasi terbarunya, All-New Corolla yang diperkirakan akan diluncurkan tahun ini. Mobil sedan tersebut memadukan desain dari para pendahulunya, seperti Sedan Corolla Auris, Corolla Rav 4, atau Sedan Corolla Avensis. Desain depan tampak elok menerapkan desain lampu depan menyempit ke belakang. Baik gril maupun garis tengah bercorak krom, yang diperindah lekukan bemper depan pada bagian samping di dekat rumah lampu kabut. Secara sepintas, desain interior mobil sedan ini banyak diadopsi dari Mobil Corolla Auris ditambah beberapa tombol kontrol. Desain dashboard bagian tengah tampak sederhana, tidak dilengkapi monitor audio maupun navigasi, sehingga memberikan kesan lebih luas didalamnya. Sebagai generasi paling bersejarah keluaran Toyota Corolla, mobil sedan generasi terbaru dari segmen C ini mengusung desain body agak besar. Toyota telah memperkenalkan keluaran tipe ini baik di Amerika maupun Eropa. Bahkan rencana peluncuran All-New Corolla menjadi topik pembicaraan hangat, khususnya di kalangan media otomotif di kedua kawasan tersebut.

Menurut keterangan Bob Carter, Senior Vice President Toyota Motor Sales AS, menyampaikan bahwa All-New Corolla akan diluncurkan pada akhir tahun 2013. Keterangan tersebut juga dipertegas oleh salah seorang juru bicara Toyota AS, Mike Michels, yang menyampaikan bahwa Toyota All-New Corolla akan diluncurkan sekitar bulan Desember. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pihak Toyota mengenai peluncuran Mobil Sedan Corolla terbarunya, namun banyak pihak memperkirakan bahwa generasi terbaru All-New Corolla tersebut akan diluncurkan pada akhir tahun 2013, bahkan beberapa diantaranya memprediksi akan diluncurkan pada SEMA Show 2013. Menampilkan desain lebih trendy juga sporty, mobil sedan ini tak hanya menyasar konsumen kelas atas, tetapi juga kawula muda penggemar mobil produk-produk Toyota.

Mobil Sedan Corolla Ramah Lingkungan

Sementara itu, di Tokyo, Toyota Motor Corporation (TMC) diperkirakan bakal meluncurkan varian Mobil Sedan Corolla Hybrida, yaitu Sedan Corolla Axio. Dari segi pasar, Toyota Corolla Axio sementara ini dirancang untuk membidik pasar Jepang. Keisitmewaan dari Mobil Sedan Toyota Axio adalah mengusung teknologi ramah lingkungan, sehingga tidak mengherankan jika pemerintah setempat membebaskan pajak hingga seratus persen. Mobil sedan ini dirancang menggunakan mesin bensin 1,5 liter, 74 PS serta motor listrik 61 PS dengan konsumsi bahan bakar 33 kpl. Sedangkan untuk catu daya menggunakan baterai nilkel-metal. Mobil Sedan Corolla Axio dibanderol dengan harga tidak terlalu mahal, yaitu sekitar 211,75 juta rupiah. Kinerja dari motor listrik dan kondisi baterai dapat dipantau dari monitor berdimensi 4,2 inchi yang disematkan di tengah-tengah dashboard. Kecanggihan teknologi Sedan Toyota Axio telah dilengkapi lampu depan otomatis, yang dapat menyala sendiri jika kondisi cahaya lingkungan kurang mendukung. Selain itu, Mobil Toyota Axio juga dilengkapi perangkat sensor untuk memberikan peringatan tabrakan.

Mobil Toyota Corolla Versi Anyar

Toyota juga memperkenalkan peluncuran produk anyar lainnya, seperti misalnya Sedan Corolla Hatchback yang membidik pasar Eropa. Peluncuran Mobil Toyota Corolla Hatchback diharapkan mampu bersaing dengan produk mobil mewah lainnya, seperti VW Golf maupun Ford Focus. Desain mobil Toyota ini sepintas sangat mirip dengan Auris. Perbedaanya tampak pada desain kaca belakang dekat pilar C. Selain itu, dimensi kaca belakang juga agak disusutkan, sehingga tampak lebih kecil.

Corolla sedan terbaik masa kini, terus melakukan pembaruan dan inovasi teknologinya.

CARA PENDEDERAN IKAN GURAMI

Cara Pendederan Ikan Gurami – Pendederan merupakan kegiatan budidaya ikan gurami setelah fase pembibitan hingga mencapai ukuran tertentu. Kegiatan pendederan ini dilakukan untuk memelihara benih ikan gurami berukuran 5-8 cm dengan berat 50 gram menjadi benih berukuran 8-12 cm dengan ukuran 100 gram. Waktu yang dibutuhkan dalam kegiatan pendederan berlangsung kurang lebih selama tiga bulan. Usaha budidaya pendederan bisa dilakukan di kolam pendederan, bak atau tangki, sangkar, maupun karamba jaring apung.

Cara Pendederan Ikan Gurami Di Kolam

Kolam tempat pendederan berukuran 50-200 m², kedalaman air antara 60-80 cm serta debit air 10 liter per menit dengan padat penebaran 5 ekor per m². Pemberian pakan buatan sebanyak 2% dari bobot total per hari yang diberikan setiap pagi, siang dan sore hari. Sedangkan pakan hijauan diberikan sebanyak 5% dari bobot total per hari dan diberikan setiap pagi hari saja. Tingkat kematian pada teknik pendederan ini kurang lebih 10% dari populasi ikan, atau survival rate 90%.

Cara Pendederan Ikan Gurami Dalam Bak




Selain kolam, pendederan dapat juga dilakukan di dalam bak dari beton, fiber, maupun terpal. Ukuran bak disesuaikan dengan mempertimbangkan kemudahan pemeliharaan. Agar serangan hama bisa lebih dikendalikan, sebaiknya bak pemeliharaan ditutup menggunakan jaring. Sebaiknya bak dibuat di lokasi terlindung dari sinar matahari langsung agar perubahan suhu antara siang dan malam tidak terlalu tinggi. Selain itu, di lingkungan yang teduh juga dapat memacu pertumbuhan plankton sebagai pakan alami benih ikan.

Populasi penebaran benih kurang adalah 10 ekor/m² dan kedalaman air kolam kurang lebih 100 cm. Pemberian pakan tambahan berupa pelet atau pakan pabrik dilakukan setiap hari, yaitu pagi, siang, dan sore hari sebanyak 3% dari bobot total. Sementara pemberian pakan hijauan sama seperti pada pendederan di dalam kolam. Penambahan pakan alami jika mudah didapat juga bisa dilakukan untuk menambah serapan nutrisi. Pakan alami yang bisa diberikan antara lain Azolla, Lemna, maupun Daphnia. Penggantian air dalam bak pemeliharaan minimal 10% dari volume air serta dilakukan setiap hari. Jika lingkungan dan suhu mendukung, resiko kegagalan pada teknik pendederan ini hanya 5% dari total populasi.

Cara Pendederan Ikan Gurami Di Dalam Sangkar

Sangkar merupakan wadah yang terbuat dari anyaman bambu dengan ukuran lubang anyaman tidak lebih dari ukuran benih ikan gurami yang akan di tebar. Sangkar dibuat dengan ukuran panjang 2 meter, lebar 1 meter, dan tinggi 1 meter.

Sangkar ditempatkan di waduk atau danau atau sungai dengan aliran air pelan. Posisi sangkar mengapung di atas perairan. Kepadatan penebaran benih ikan gurami antara 100-200 ekor per m². Pemberian pakan buatan sebanyak 3% dari bobot total dilakukan setiap hari. Frekuensi pemberian pakan semakin sering semakin baik, agar dapat mengurangi jumlah pakan yang terbuang. Resiko kematian sekitar 10 persen dari populasi awal. Keuntungan sistem pendederan ini adalah populasi penebarannya bisa sangat tinggi, sehingga penggunaan waktu budidaya lebih efisien.

Cara Pendederan Ikan Gurami Di Karamba Jaring Apung

Karamba Jaring Apung merupakan wadah dan sistem budidaya yang paling produktif dibanding dengan wadah pemeliharaan lain. Karamba jaring apung mini berukuran 1 x 1 x 1 meter dapat digunakan untuk menampung benih ikan gurami sebanyak 300-500 ekor. Teknis pemeliharaan tidak berbeda jauh dengan pemeliharaan sistem sangkar. Keuntungan menggunakan Karamba Jaring Apung adalah populasi penebaran ikan cukup tinggi. Selain itu, pemanenan benih dapat dilakukan berkala berdasarkan ukuran. Dengan demikian, keseragaman ukuran dapat dicapai saat pemanenan.

PERAWATAN BENIH IKAN GURAMI SETELAH PROSES PENETASAN

Perawatan Benih Ikan Gurami Setelah Proses Penetasan – Setelah proses penetasan berhasil dengan baik, langkah selanjutnya adalah perawatan benih atau larva. Benih ikan gurami yang baru saja menetas masih sangat rentan terhadap berbagai gangguan baik internal yang dipengaruhi oleh perkembangan biologi maupun eksternal yang dipengaruhi oleh cuaca, hama, penyakit, maupun makanan. Pada tahap ini, benih masih dalam fase kritis, sehingga membutuhkan perawatan serius agar angka kematian tidak begitu tinggi. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perawatan benih atau larva ikan gurami.

Pemberian Pakan Alami dan Pakan Buatan Pada Benih Ikan Gurami

Setelah menetas, larva masih bisa bertahan hidup dari cadangan kuning telur yang menempel pada tubuhnya hingga berumur kurang lebih satu minggu. Setelah itu, larva perlu mendapatkan pakan tambahan untuk menopang pertumbuhannya. Pakan tambahan yang paling sesuai dengan ukuran bukaan multnya yang masih kecil adalah pakan alami, baik berupa Moina maupun Daphnia. Pemberian pakan alami sebanyak 100-200 persen dari total bobot benih. Selain pakan alami, dapat juga diberikan pakan tambahan berupa pakan buatan. Jika diberikan pakan buatan, maka komposisi pakannya adalah 75% pakan alami dan 25% pakan tambahan. Pakan tambahan harus diberikan dalam bentuk tepung yang sangat halus.

Vaksinasi Pada Benih Atau Larva Ikan Gurami

Vaksinasi diberikan setelah larva berumur lebih dari dua minggu. Jenis vaksin yang diberikan misalnya Septicaemia haemorrhagica untuk menanggulangi penyakit bercak merah akibat infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Pemberian vaksin dilakukan dengan merendam benih dalam larutan selama 30 menit. Konsentrasi larutan 1 ml per 10 liter air. Vaksinasi tersebut mampu memberikan kekebalan selama empat bulan.

Gunakan Sumber Air Bersih Dan Sehat Selama Pemeliharaan Benih




Penggunaan air bersih dan sehat bertujuan untuk menghindari serangan hama maupun penyakit. Beberapa sumber air bersih yang dapat digunakan antara lain mata air, air sumur, atau air hujan. Selain menggunakan air tersebut, dapat juga menggunakan air sungai yang sudah melalui proses penyaringan. Pembuatan saringan secara berlapis dari bagian bawah ke atas yaitu ijuk, pasir, kerikil, dan batu. Sebagai ilustrasi, berikut kami sajikan gambar bak penyaring.

Kolam penyaring atau pengendapan

Sistem Aerasi

Aerasi bertujuan untuk menambahkan oksegen terlarut ke dalam baskom atau wadah pemeliharaan. Perlu diingat, bahwa larva atau benih ikan gurami yang baru menetas sangat rentan terhadap kekurangan oksigen. Oleh karena itu, diperlukan sistem areasi yang baik. Sistem aerasi bisa dilakukan dengan memasang aerator ke dalam baskom atau wadah pemeliharaan. Aerator hanya diaktifkan pada kondisi-kondisi tertentu, misalnya menjelang matahari terbit atau pada saat cuaca mendung. Hal ini perlu diperhatikan mengingat larva atau benih ikan gurami juga rentan dengan pemberian oksigen yang berlebihan.

Pemberian Naungan Atau Atap Pada Tempat Pemeliharaan

Faktor cuaca sangat mempengaruhi tingkat kehidupan (survival rate) larva atau benih ikan gurami, apalagi jika terjadi fluktuasi sangat tajam sehingga membahayakan kehidupan benih. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi perubahan cuaca tersebut, benih perlu dipelihara pada tempat beratap.

Perlu diketahui, bahwa suhu tubuh ikan akan selalu menyesuaikan suhu perairan disekitarnya, yaitu sekitar 5°C lebih tinggi. Kemampuan ikan menyesuaikan suhu tubuhnya dengan perairan disekitarnya juga tidak lebih dari 5°C. Apabila terjadi perubahan suhu perairan di atas 5°C, ikan sudah tidak mampu lagi menyesuaikan suhu tubuhnya. Dengan demikian, perubahan suhu perairan yang terlalu tinggi dapat membahayakan keselamatan ikan.

Fungsi lain pemasangan atap juga untuk menghindari jatuhnya air hujan langsung ke permukaan air tempat pemeliharaan benih. Larva ikan gurami idealnya berada di lapisan atas air. Sementara jatuhnya air hujan ke permukaan air akan menghalangi pergerakan larva ke lapisan atas air. Oleh karena itu, dengan pemeliharaan di tempat beratap, dapat menghindari stress pada larva akibat tidak mampu berenang ke lapisan atas pada saat musim hujan.

CARA PENETASAN TELUR IKAN GURAMI

Cara Penetasan Telur Ikan Gurami – Setelah melalui proses pemijahan, fase selanjutnya adalah penetasan telur. Kegiatan penetasan telur ikan gurami dapat dilakukan di dalam kolam pemijahan, kolam penetasan, maupun baskom. Namun, untuk kegiatan budidaya secara intensif, proses penetasan telur ikan gurami sebaiknya dilakukan di dalam baskom.

Penetasan Telur Ikan Gurami Di Kolam Pemijahan

Dengan cara ini, penetasan telur dilakukan tanpa memindah induk ikan gurami dari dalam kolam pemijahan. Keberadaan induk sangat diperlukan untuk menjaga sarang dan larva setelah menetas. Di sekitar sarang diberi potongan-potongan ranting sebagai pelindung dari hujan dan sinar matahari, serta tempat menempelnya larva setelah menetap. Potongan ranting dipasang sedemikian rupa, terutama pada bagian atas sarang.

Setelah menetas, larva dipelihara selama satu bulan di kolam tersebut. Selama masa pemeliharaan, larva riberi pakan berupa rayap, tepung bungkil kacang tanah, dan tepung konsentrat. Kerugian cara penetasan ini, kolam pemijahan tidak bisa segera dilakukan untuk melakukan kegiatan selanjutnya. Hal ini tentu akan menghambat proses produksi.

Penetasan Telur Ikan Gurami Di Kolam Penetasan Khusus

Kolam penetasan dibuat tidak terlalu lebar, karena hanya digunakan untuk memelihara larva hingga ukuran tertentu. Untuk empat buah sarang, dibutuhkan kolam dengan ukuran kurang lebih 3 x 5 m. Persiapan kolam sama seperti persiapan pada kolam pemijahan. Berikut ini langkah-langkah penetasan telur:
  1. Dasar kolam dilapisi kerikil pengikat lumpur, sehingga selama proses penetasan dan pemeliharaan, telur maupun larva tidak terbungkus oleh lumpur.
  2. Kolam ditebari dengan pupuk kandan sebanyak 3 kg/m² kurang lebih dua minggu sebelum digunakan.
  3. Pengisian air sedalam 30 cm, serta debit air cukup 1 liter/menit.
  4. Sarang ditempatkan di dasar kolam, biasanya telur akan menetas setelah tiga hari.
  5. Benih diberi pakan berupa tepung, bisa dari tepung bungkil kacang, tepung konsentrat, atau bisa juga dedak. Selain itu, pemberian pupuk kandang juga akan menumbuhkan pakan alami berupa plankton.
  6. Pemeliharaan benih ikan gurami dilakukan selama satu bulan setelah menetas.

Penetasan Telur Ikan Gurami Di Dalam Baskom




Baskom yang digunakan sebagai tempat penetasan terbuat dari fiber, karet, atau bahan plastik. Ukuran baskom kurang lebih berkapasitas 20 liter air. Baskom-baskom tersebut ditempatkan di atas bangku atau meja setinggi 50 cm di atas permukaan tanah kemudian dibuatkan naungan atau atap.

Setelah baskom diisi air hingga ketinggian 15 cm dari dasar baskom, kemudian angkat sarang yang telah ditutup oleh induk gurami jantan dengan hati-hati, agar telur tidak bertaburan keluar dari dalam sarang. Masukkan sarang ke dalam baskom dengan cara ditebar merata. Untuk setiap liter air, dapat menampung kurang lebih 1.000 butir telur.

Penggantian air dalam baskom dialkukan setiap hari, dengan teknik sifon untuk membuang airnya. Selang yang digunakan untuk menyifon diberi penyaring dari kain halus, agar letur tidak ikut terangkat. Penyifonan dilakukan hingga air dalam baskom tersisa 60 persen, kemudian diisi kembali dengan air bersih.

Pemasangan instalasi aerator pada setiap baskom penetasan untuk memberikan suplai oksigen dalam air. Tekanan aerator dibuat tidak terlalu tinggi, sehingga massa air hanya terlihat bergerak pelan.

Setelah tiga hari, telur akan menetas, dan larva akan menempel pada ijuk. Kuning telur sebagai cadangan makanan larva akan habis dalam waktu kurang lebih satu minggu. Setelah kuning telur habis, larva diberi pakan berupa Moina secukupnya, kurang lebih 200-300 persen dari berat total. Pemeliharaan larva dilakukan hingga bermur 12 hari. Setelah berumur 12 hari, larva memiliki berat 10 mg per ekor. Survival rate pada tahap ini mencapai 90%

Perawatan selanjutnya dilakukan dalam wadah lebih besar. Kepadatan benih kurang lebih 10 ekor/liter air. Pemeliharaan benih ini dilakukan selama satu bulan, sehingga benih sudah memiliki berat 100 mg per ekor. Selama dalam pemeliharaan, benih diberi pakan Moina atau Branchionus. Survival rate pada tahap pemeliharaan ini mencapai 60%.

Setelah mencapai bobot 100 gram, benih dipindahkan pada wadah lebih besar lagi dengan kepadatan 6 ekor per liter air. Pakan yang diberikan berupa Moina dan pakan buatan pabrik dalam bentuk tepung. Pemberian pakan sebanyak 10% dari total bobot ikan. Pemeliharaan dilakukan selama dua bulan, sehingga mencapai bobot 500 mg per ekor.

CARA PEMIJAHAN IKAN GURAMI

Cara Pemijahan Ikan Gurami – Keberhasilan perbanyakan atau pengadaan benih ikan gurami tidak terlepas dari teknik atau cara pemijahan yang benar. Beberapa kegiatan dalam proses pemijahan antara lain penangkapan induk, pemberian tanda pada induk, pemindahan induk ke kolam pemijahan, hingga proses berlangsungnya pemijahan atau perkawinan.

Penangkapan Induk Ikan Gurami

Penangkapan induk dimaksudkan untuk mengetahui induk-induk ikan gurami yang sudah memasuki fase matang gonad. Penangkapan ini dilakukan setelah kolam pemijahan selesai dipersiapkan. Induk ditangkap seekor demi seekor menggunakan tangguk, kemudian diamati tingkat kematangan donadnya tanpa mengangkat dari dalam air. Agar tidak menimbulkan stress berlebihan pada induk, penangkapan harus dilakukan dengan hati-hati. Jangan sampai induk terjatuh, karena akan berakibat tidak mau memijah meskipun sudah matang gonad.

Pemindahan Induk

Setelah dilakukan penangkapan sekaligus seleksi induk, kemudian induk-induk tersebut dimasukkan ke dalam kolam pemijahan. Pemindahan dilakukan dengan hati-hati agar induk ikan gurami tidak stress. Cara pemindahan dapat dilakukan menggunakan ember atau wadah yang diisi air secukupnya. Sebaiknya air tidak terlalu penuh agar ikan gurami tidak melompat keluar. Taruh ikan gurami hasil seleksi pada wadah tersebut, kemudian segera di bawa ke kolam pemijahan. Cara memasukkan induk ke dalam kolam pemijahan beserta wadahnya. Pelan-pelan wadah dicelupkan ke dalam kolam, kemudian dimiringkan. Biarkan induk ikan gurami keluar sendiri dari dalam wadah. Dengan cara demikian, induk ikan gurami akan cepat beradaptasi dengan lingkungan perairan di kolam pemijahan.

Proses Pemijahan




Secara alamiah, induk ikan gurami jantan akan membuat sarang untuk proses pemijahan. Aktivitas pembuatan sarang tersebut dilakukan pada 15-20 hari setelah penebaran. Proses pembuatan sarang biasanya memakan waktu selama kurang lebih satu minggu. Tetapi pada proses pemijahan ini, sarang sudah dibuat terlebih dahulu sehingga sudah tersedia dalam kolam pemijahan. Karena sarang sudah tersedia, induk ikan gurami jantan hanya perlu untuk memeriksa sarang, apakah sarang tersebut siap digunakan untuk proses pemijahan atau tidak. Jika belum siap, induk jantan akan memperbaiki sarang tersebut seperlunya. Hal ini akan menghemat waktu pemijahan, sehingga proses budidaya dapat dipercepat. Setelah sarang siap digunakan untuk pemijahan, induk ikan jantan akan berputar-putar di sekitar sarang, terutama dilakukan di depan mulut sarang, yang bertujuan untuk memamerkan keindahan tubuhnya melalui gerakan-gerakan tertentu. Sesekali, ikan gurami jantan juga akan mencoba menggiring induk ikan gurami betina agar mendekati mulut sarang. Aktivitas ini disebut dengan prapemijahan, biasanya memakan waktu dua hingga tiga hari.

Setelah melalui proses prapemijahan, aktivitas selanjutnya adalah pemijahan. Aktivitas pemijahan ikan gurami terjadi di depan mulut sarang. Setelah induk betina memijah, selanjutnya induk ikan gurami jantan melakukan pembuahan. Pembuahan terjadi di dalam sarang. Sisa-sisa telur yang belum menempel di sarang, atau masih tercecer di benda-benda lain, akan disedot oleh ikan gurami jantan, kemudian disemprotkan ke dalam sarang. Selama berlangsung proses pemijahan, akan timbul bau amis dan bintik-bintik menyerupai minyak di permukaan air. Tanda atau indikasi tersebut menunjukkan bahwa proses pemijahan berhasil. Jika belum nampak tanda-tanda tersebut, maka sarang bisa ditusuk secara perlahan menggunakan kayu atau alat lain, sehingga akan muncul butiran-butiran menyerupai minyak di atas permukaan air. Harap diperhatikan, bawa penusukan sarang untuk memastikan apakah proses pemijahan berhasil atau tidak harus dilakukan dengan hati-hati, agar tidak melukai telur yang menempel pada sarang. Proses pemijahan tersebut terjadi berulang-ulang hingga telur induk ikan gurami betina habis. Pada umumnya, proses ini berlangsung selama 2-3 hari.

Setelah proses pemijahan selesai, induk ikan gurami jantan akan menutup sarang, selanjutnya akan menjaga sarang tersebut hingga telur menetas. Penjagaan sesekali juga dilakukan oleh induk ikan gurami betina.

PERSIAPAN KOLAM PEMIJAHAN IKAN GURAMI

Persiapan Kolam Pemijahan Ikan Gurami – Kolam merupakan salah satu sarana utama dalam kegiatan agribisnis perikanan. Keberhasilan proses pemijahan ikan gurami tidak terlepas dari kesiapan teknis kolam pemijahan yang digunakan. Untuk kegiatan pemijahan ikan gurami, persiapan kolam dilakukan lebih spesifik, dibanding dengan kolam pemeliharaan ikan lainnya. Ukuran kolam sebaiknya tidak terlalu luas, cukup 20-25 m², kedalaman air 1-1,25 cm. Persiapan kolam pemijahan ini dilakukan pada saat induk-induk ikan gurami, baik jantan maupun betina sudah memasuki fase matang gonad. Beberapa kegiatan dalam persiapan kolam pemijahan antara lain pembersihan dan perbaikan pematang atau dinding kolam, pengeringan kolam, serta pembuatan sarang.

Pembersihan Dan Perbaikan Dinding Kolam

Pembersihan dilakukan dengan menyiangi rumput-rumput yang ada di dinding kolam. Pembersihan tersebut bertujuan agar dinding tidak dijadikan sebagai sarang hama ikan gurami, seperti ular. Rumput-rumput di dasar kolam yang tidak terlalu tinggi dibiarkan tumbuh, karena bisa menjadi makanan hijauan ikan gurami. Dinding kolam yang rusak atau bocor juga harus diperbaiki agar air kolam tidak surut (tetap stabil). Kebocoran dinding kolam biasanya diakibatkan oleh kepiting, sehingga pada saat melakukan perbaikan usahakan untuk menangkap kepiting yang membuat sarang di tempat terjadinya kebocoran.

Pengeringan Kolam

Selain pembersihan, kolam juga harus dikeringkan agar bibit-bibit penyakit di dalam kolam terkena sinar matahari, sehingga populasinya tidak terlalu tinggi. Pada saat melakukan pengeringan, sebaiknya dasar kolam juga ditaburi dengan kapur dolomit untuk menetralkan pH air. Pengapuran jangan terlalu banyak, cukup ditebar tipis-tipis saja. Selain untuk mengurangi populasi penyakit, pengeringan juga bertujuan untuk menghilangkan gas-gas beracun yang berpotensi membahayakan ikan. Jika kondisi cuaca tidak hujan atau musim kemarau, pengeringan cukup dilakukan selama enam hari. Tetapi jika musim hujan, pengeringan kolam dilakukan selama empat belas hari.

Pembuatan Sarang




Secara alamiah, pada saat menjelang pemijahan, ikan gurami jantan akan membuat sarang dengan bentuk menyerupai sarang burung. Biasanya terbuat dari rumput-rumput kering yang diperoleh di sekitar perairan. Sarang tersebut digunakan sebagai tempat untuk meletakkan telur. Tetapi, dalam praktik agribisnis budidaya ikan gurami secara intensif, untuk mempercepat proses pemijahan dibutuhkan sarang buatan. Petani atau pembudidaya biasanya membuat sarang pemijahan menggunakan bahan ijuk. Sebelum digunakan sebagai bahan sarang buatan, ijuk terlebih dahulu dicuci bersih kemudian dikeringkan. Pengeringan bertujuan untuk mengurangi bibit penyakit yang menempel pada ijuk. Ijuk dibuat menyerupai sarang burung, berbentuk membulat dengan diameter kurang lebih 20 cm. Setelah siap, sarang dipasang pada patok bambu dengan kedalaman 20-30 dari dasar kolam. Letakkan sarang tersebut agak jauh dari tanggul sehingga hama tidak mudah menyerang. Pemasangan sarang dilakukan dengan mulut sarang menghadap ke samping.

Pengisian Air

Setelah semua persiapan kolam selesai, lakukan pengisian air sedalam 60-80 cm dari dasar kolam. Ketinggian air kolam tersebut tetap dipertahankan hingga menjelang pemijahan. Memasuki proses pemijahan, ketinggian air kolam dinaikkan menjadi 1-1,25 cm dari dasar kolam. Air kolam tetap dalam kondisi mengalir agar suplai oksigen tetap terjaga, sehingga kebutuhan oksigen induk ikan gurami tetap terpenuhi.

Setelah semua proses di atas selesai, kolam telah siap digunakan sebagai tempat pemijahan. Sebaiknya segera dilakukan proses pelepasan induk, agar kolam bisa langsung berfungsi. Hal tersebut bertujuan agar kualitas kolam pemijahan masih dalam kondisi baik dan menghemat waktu budidaya.

KIRIM SMS ONLINE GRATIS LEWAT INTERNET MENGGUNAKAN GMAIL

Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail – Nama Google dalam dunia Internet hingga saat ini masih tidak tertandingi. Selain penyedia mesin pencari terbesar, Google juga menyediakan layanan email gratis melalui Gmail. Sebagai pioner dalam dunia Internet, Gmail tentu saja telah mengusung berbagai fitur-fitur canggih Google, antara lain fasilitas hangout yang memungkinkan pengguna untuk melakukan video call, phone call yang memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan telepon keberbagai operator, serta fasilitas pengiriman SMS gratis.

Keuntungan Kirim SMS Online Gratis Menggunakan Gmail

Dibanding dengan layanan SMS gratis lainnya, Google telah menyematkan beberapa keunggulan dalam paket SMS Gmail. Pengguna dapat mengirim SMS menggunakan layanan email, sehingga identitas atau nama pengguna bisa terlihat pada penerima SMS. Selain itu, pengguna juga dapat menerima SMS balasan, baik melalui email maupun chatting. Keunggulan tersebut belum tentu tersedia pada layanan Kirim SMS Online Gratis dari penyedia lain.

Cara Kirim SMS Online Gratis Melalui Gmail

Untuk melakukan pengiriman SMS caranya cukup mudah. Pengguna tinggal memasukkan nomor telepon yang dituju, untuk operator Indonesia didahului dengan +62xxxxxx, kemudian masukkan pesan dan tekan enter. Fitur tersebut bisa ditemukan dengan mengaktifkan mode Kembali ke chat lama pada gadget hangout, secara default terletak pada side bar sebelah kiri. Berikut ini langkah-langkah mengirim SMS menggnakan fasilitas Gmail.

Jika Anda sudah menggunakan mode Chat lama, maka tinggal memasukkan nomor telepon yang dituju pada kolom penelusuran chatting, misalnya +6285221702230, kemudian klik kirim SMS.
Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail
Masukkan nomor telepon yang dituju pada kolom penelusuran, lihat dalam kotak merah. Kemudian akan muncul layar kecil setelah Anda memasukkan nomor telepon.
Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail
Klik pada tautan Kirim SMS.
Muncul jendela pop up, lalu masukkan nama kontak dari pemilik nomor telepon yang dituju, misalnya TANIJOGONEGORO, kemudian klik simpan.
Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail
Akan terbuka jendela chatting atau obrolan, ketik pesan SMS sesuai dengan keinginan Anda, kemudian tekan enter.
Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail



Pada gambar di atas terdapat tulisan Kredit SMS: 50 yang berarti Anda diberi kesempatan untuk mengirimkan sebanyak 50 SMS ke semua nomor dalam 24 jam. Jika Anda telah mengirimkan satu SMS, maka angka tersebut akan berkurang 1 menjadi 49, demikian seterusnya hingga angka hanya tersisa 0. Anda akan diberi kuota SMS lagi setelah 24 jam.

Cara kirim SMS online gratis melalui akun Gmail cukup mudah, bisa Anda ikuti dengan panduan di atas. Namun, jika fitur chatting berada pada mode Hangout baru, maka Anda perlu mengubahnya menjadi modeKembali ke chat lama. Untuk mengubah setting tersebut, beberapa langkah yang harus dilakukan adalah:
  1. Klik tanda panah kecil tepat di sebelah kanan nama hangout Anda.
    Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail
  2. Muncul jendela pop up, kemudian pilih Kembali ke chat lama
    Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail

Mode chat lama telah aktif, sekarang Anda sudah bisa melakukan pengiriman pesan SMS online gratis menggunakan akun Gmail. Jika belum bisa menggunakan fitur tersebut, lakukan pengaturan Lab. Berikut ini langkah-langkah pengaturan Lab:

  1. Klik ikon setelan di bagian kanan atas broser.
    Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail
  2. Muncul pulldown menu, pilih Setelan
    Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail
  3. Akan terbuka tampilan jendela setelan email, pilih tab Lab, kemudian pada lab SMS (pesan teks) dalam Obrolan pilih Aktifkan, kemudian klik tombol Simpan perubahan pada bagian bawah.
    Kirim SMS Online Gratis Lewat Internet Menggunakan Gmail
Sekarang akun Gmail Anda sudah siap digunakan untuk kirim SMS online gratis kapan saja.

MEMBUAT BIBIT DURIAN

Membuat Bibit Durian – Perbanyakan bibit durian dapat dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya adalah perbanyakan menggunakan teknik sambung (grafting), okulasi (budding), dan teknik penyusuan. Ketiga teknik perbanyakan tanaman tersebut merupakan cara paling cocok untuk menghasilkan bibit durian berkualitas unggul.

Teknik Menyambung (Grafting) Pada Durian

Persiapan batang bawah

Batang bawah berfungsi sebagai penyerap makanan dari dalam tanah, sehingga membutuhkan tanaman berakar dalam. Fungsi lain batang bawah adalah menopang pertumbuhan tanaman, sehingga membutuhkan tanaman kuat. Selain itu, batang bawah juga harus mampu memberikan suplai makanan untuk batang atasnya sehingga tidak mengurangi kualitas dan kuantitas buah.
Langkah-langkah mempersiapkan batang bawah
  1. Biji dipilih dari tanaman yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan. Pilihlah biji bernas, tidak kempes, besar, dan bentuk fisik baik.
  2. Diamkan biji selama satu minggu, kemudian rendam dengan larutan hormon tumbuhan jenis auksin + sitokinin selama 4 jam menjelang ditanam.
  3. Tanam biji di media dalam polibag berukuran diameter 20 cm, tinggi 25 cm. Media tanam berupa campuran tanah dan Pupuk Organik dengan perbandingan 1:1. Tambahkan pupuk NPK ke dalam media kurang lebih sendok makan.
  4. Lakukan perawatan secara rutin, terutama penyiraman tanaman agar tidak kekeringan. Hama penyakit juga harus dikendalikan, meskipun daya tahan tanaman terhadap serangan hama penyakit tinggi.
  5. Setelah tumbuh, bibit siap dilakukan penyambungan setelah mencapai ukuran 15-20 cm.

Persiapan batang atas




Batang atas disebut juga dengan istilah scion atau entres, yaitu bagian atas tanaman sambungan berpotensi menghasilkan buah berkualitas unggul. Oleh karena itu, batang atas harus dipilih dari tanaman yang memiliki kualitas buah unggul, baik rasa, ketebalan daging buah, aroma, maupun kuantitas buah. Batang atas dipilih dari pohon induk unggul, berasal dari cabang sehat, serta tidak terserang hama penyakit.
Langkah-langkah menyiapkan batang atas
  1. Pilih pohon berkualitas buah unggul, kemudian cari cabang atau bagian tanaman sehat berkururan sama dengan ukuran batan bawah, serta memiliki percabangan 2-4 arah dan memiliki tunas baru.
  2. Potong cabang calon batang atas, kemudian segera ditempelkan dengan bibit batang bawah. Jangan menyimpan terlalu lama agar tanaman tidak layu.

Teknik penyambungan bibit durian

Bagian atas batang bawah dipotong miring sehingga bentuknya meruncing atau bisa juga membuat potongan berbentuk huruf ‘V’. Sesuaikan potongan batang atas dengan bentuk porongan batang bawah, kemudian tempelkan dengan batang bawah. Ikat dengan tali lunak, misalnya menggunakan isolatip pipa. Letakkan bibit sambungan di tempat teduh selama beberapa hari agar tanaman tidak mengalami dehidrasi. Lakukan penyiraman secara rutin, tetapi jangan sampai kelebihan air.

Teknik Okulasi Pada Durian

Okulasi merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan penggabungan dua jenis tanaman menggunakan mata tunas sebagai batang atasnya. Tujuan okulasi adalah menghasilkan bibit tanaman unggul baik kualitas maupun kuantitas produksinya.

Persiapan batang bawah

Secara teknis, persiapan batang bawah untuk bibit okulasi tidak beda jauh dengan bibit sambung (grafting), baik kriteria maupun cara penyemaiannya. Hanya saja ukuran tanaman untuk bibit okulasi lebih besar dibanding dengan bibit sambung (grafting). Bibit siap dilakukan okulasi jika sudah berukuran tinggi minimal 50 cm.

Persiapan batang atas

Kriteria tanaman calon batang atas pada bibit okulasi juga tidak beda jauh dengan tanaman untuk bibit sambung (grafting). Perbedaannya hanya terletak pada penggunaan bagian tanaman. Jika pada teknik sambung menggunakan cabang atau pucuk tanaman, maka pada teknik okulasi membutuhkan mata tunas sebagai calon batang atasnya. Berikut ini cara memilih tunas untuk bibit okulasi:
  1. Pilihlah mata tunas dari cabang tidak terlalu tua dan terlalu muda, atau masih setengah berkayu, biasanya memiliki warna kulit cokelat muda, agak kehijauan atau keabu-abuan.
  2. Sebelum diambil mata tunasnya, sebaiknya daun pada cabang terpilih dirontok terlebih dahulu dua minggu sebelum pengambilan mata tunas.
  3. Mata tunas diambil dengan menyayat kulit kayu cabang terpilih. Jika bagian dalamnya tampak berair, menandakan bahwa kambiumnya masih aktif. Hal ini akan mempercepat interaksi dengan batang bawah setelah dilakukan penempelan.

Cara Okulasi Bibit Durian

  1. Ambil bibit batang bawah, cari mata tunas yang berjarak 20 cm dari permukaan media. Sayat secara melintang kulit batang bawah tersebut kurang lebih 1 cm di atas mata tunas.
  2. Tarik dan kupas sayatan kulit batang bawah sepanjang 3 cm kearah bawah. Potong tepat pada mata tunasnya, sehingga sayatan kulit tersisa kurang lebih 2/3 bagian.
  3. Sayat mata tunas calon batang secara melintang, kurang lebih 1 cm di atas mata tunas. Tarik dan kupas ke arah bawah kurang lebih sepanjang 3 cm. Perlu diperhatikan, bahwa kambium harus ikut terbawa, jika tidak, okulasi dipastikan gagal.
  4. Tempelkan sayatan mata tunas batang atas ke sayatan batang bawah. Ikat tempelan mata tunas tersebut melingkari batang bawah.
  5. Lindungi mata tunas tersebut dengan kantong plastik bening selama kurang lebih satu minggu. Letakkan ditempat teduh tidak terkena sinar matahari langsung selama beberapa hari hingga mata tunas terlihat hijau.
  6. Jika setelah dua minggu perisai mata tunas berwarna hijau, berarti okulasi berhasil. Tatapi jika berwarna cokelat, maka okulasi dipastikan gagal.

Teknik Penyusuan Pada Durian

Teknik penyusuan dilakukan dengan menggabungkan dua jenis tanaman hidup, dimana batang atas dan batang bawah masih sama-sama menempel perakarannya. Keberhasilan teknis penyusuan ini lebih tinggi dibanding dua teknik di atas.
Kriteria menentukan batang bawah dan batang atas tidak berbeda jauh dengan dua teknik di atas. Hanya saja ukuran batang untuk teknik penyusuan kurang lebih berdiameter 0,6 cm, tinggi 45 cm biasanya bibit berumur satu tahun.

Cara Melakukan Penyusuan Pada Durian

  1. Sayat kedua tanaman baik bibit batang bawah maupun cabang calon batang atas dengan ukuran sama dan empulur tidak ikut tersayat.
  2. Tempelkan kedua sayatan tersebut, harus menutupi satu sama lain, sehingga tidak ada bagian terbuka. Oleh karena itu, ukuran sayatan sebaiknya tidak terlalu besar.
  3. Ikat susuan tersebut, usahakan air hujan tidak masuk ke dalam susuan, karena dapat menimbulkan serangan patogen.
  4. Ikat polibag bibit batang bawah pada salah satu cabang tanaman batang atas agar tidak jatuh.
  5. Siram media bibit batang bawah setiap hari. Lakukan pengontrolan pada ikatan susuan tersebut.
  6. Setelah berumur 2 bulan bekas tempelan mengembang, menandakan teknik perbanyakan tersebut berhasil.
  7. Potong bibit batang bawah 1 cm di atas balutan atau tempelan. Seminggu kemudian, potong batang atas di bawah balutan atau tempelan.
  8. Olesi bekas potongan tersebut dengan fungisida agar tidak terinfeksi cendawan.

KANDUNGAN DAN MANFAAT BELIMBING

Kandungan Dan Manfaat Belimbing – Buah belimbing merupakan salah satu komoditas buah-buahan yang sudah dikenal cukup luas oleh masyarakat Indonesia. Komoditas ini banyak ditemui baik di pasar-pasar tradisional maupun supermarket. Jika dipotong melintang, buah ini memiliki bentuk menyerupai bintang. Konon, buah belimbing berasal dari daerah India dan Srilangka serta memiliki variasi rasa beragam. Namun, belimbing tidak hanya dibudidayakan di wilayah Asia saja, tetapi juga di daerah-daerah beriklim subtropis, seperti Amerika atau Australia. Di Indonesia, tanaman belimbing banyak dijumpai di daerah Demak, Jawa Tengah. Buah ini dapat berbuah sepanjang tahun dan dipanen tiga kali dalam setahun. Biasanya belimbing dimakan sebagai buah segar atau digunakan sebagai campuran rujak. Disamping kaya akan kandungan nutrisi penting, buah ini juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Kandungan Buah Belimbing

Belimbing mengandung kadar gula tinggi, sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes. Selain itu, buah belimbing juga mengandung asam oxalat tinggi, sehingga tidak baik bagi penderita penyakit ginjal. Berikut ini kandungan nutrisi per 100 gram buah belimbing:
Energi : 128 kJ (31 kcal)
Karbohidrat : 6.73 gram
Gula : 3.98 gram
Diet serat : 2.8 gram
Lemak : 33 gram
Protein : 1.04 gram
Asam pantotenat (B5) : 0.39 mg
Folat (Vit. B9) : 12 mg
Vitamin C : 34.4 mg
Fosfor : 12 mg
Kalium : 133 mg
Seng : 12 mg

Manfaat Belimbing Bagi Kesehatan




Manfaat belimbing bagi kesehatan salah satunya adalah mengatasi batuk, terutama pada anak-anak. Hal ini tidak terlepas dari khasiat buah belimbing sebagai antipiretik dan ekspektoran yang cukup ampuh. Disamping itu, belimbing juga berkhasiat sebagai antiinflamasi, diuretik, dan analgesik. Kandungan vitamin C yang cukup tinggi bermanfaat sebagai obat sariawan, sakit tenggorokan, demam, serta mengatasi penyakit kencing manis. Vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang cukup ampuh untuk melawan radikal bebas serta meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk mencegah penyakit kanker.

Selain buahnya, akar tanaman belimbing juga bermanfaat untuk menyembuhkan sakit pada persendian dan menghilangkan sakit kepala. Sementara daun tanaman bermanfaat untuk mengobati penyakit radang pada lambung, kulit bernanah, bahkan berkhasiat sebagai obat bisul.

Kandungan pektin pada buah belimbing juga cukup tinggi. Pektin diketahui bermanfaat untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah, mencegah penyakit asam empedu dalam usus, serta mampu mencegah penyakit hepatitis atau pengerasan hati. Kandungan serat yang cukup tinggi juga berkhasiat untuk mengoptimalkan kinerja organ pencernaan. Buah berbentuk bintang ini juga menjadi makanan buah favorit bagi pada pelaku program diet untuk melangsingkan tubuh. Selain khasiat tersebut di atas, buah belimbing juga bermanfaat untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri, karena mengandung zat anti bakterial cukup tinggi.

Manfaat Belimbing Sebagai Penyegar Tubuh

Dua buah belimbing manis, ditambahkan dengan kurang lebih 100 gram sari buah jeruk manis, es batu, dan susu kental manis, bermanfaat untuk mengembalikan kesegaran dan kebugaran tubuh setelah berolah raga atau beraktivitas berat. Blender semua bahan tersebut, kemudian diminum dalam keadaan dingin. Kandungan air yang cukup tinggi pada buah ini juga bermanfaat untuk mengurangi dehidrasi.

Demikian informasi terbaik yang dapat kami sajikan, semoga Kandungan Dan Manfaat Belimbing, bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.

PENYAKIT BUSUK PHYTOPHTHORA

Penyakit Busuk Phytophthora merupakan salah satu penyakit yang sangat merugikan kegiatan agribisnis, terutama subsektor hortikultura. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi cendawan Phytophthora spp. yang memiliki banyak tanaman inang. Serangan berat terjada pada saat kelembaban tinggi serta suhu udara rendah. Beberapa jenis tanaman yang rentan terhadap serangan cendawan Phytophthora spp. diantaranya adalah cabai, tomat, tembakau, kentang, anggrek, durian, agave, azela, alpukat, jeruk, kapas, kelengkeng, bawang merah, melon, bahkan tanaman kelapa pun bisa terinfeksi oleh cendawan ini.

Klasifikasi Cendawan Phytophthora spp.

Cendawan Phytophthora spp. digolongkan dalam ordo Peronosporales dan famili Pythiaceae. Berikut ini klasifikasi lengkap Phytophthora spp.:

Domain: Eukaryota
Kerajaan: Chromalveolata
Filum: Heterokontophyta
Kelas: Oomycetes
Ordo: Peronosporales
Famili: Pythiaceae
Genus: Phytophthora

Gejala Serangan Phytophthora spp.




Adanya bercak atau busuk basah berwarna coklat kehitaman. Semua bagian tanaman bisa terinfeksi oleh cendawan ini, mulai dari akar, umbi, batang, daun, tunas, hingga buah. Serangan pada batang bisa menyebabkan tanaman membusuk kemudian layu. Serangan pada umbi menimbulkan bercak berwarna coklat karena jaringan umbi mati. Sementara serangan pada daun, bunga, dan buah dapat mengakibatkan kerontokan. Pada musim hujan, spora cendawan berkembang sangat cepat.

Upaya Pengendalian

Pengendalian Teknis

Pengendalian secara teknis menitikberatkan pada teknis atau cara budidaya, meliputi pola budidaya, pengolahan lahan, pemupukan, pengaturan kelembaban, serta menjaga kebersihan lingkungan pertanaman. Pola budidaya dilakukan dengan penggiliran tanaman, misalnya menanam tanaman tahan terhadap serangan cendawan Phytophthora spp. Pengolahan lahan dengan penyangkulan atau pembajakan agar tanah terkena sinar matahari dapat mengurangi spora cendawan di dalam tanah. Pemupukan berimbang agar tanaman lebih kokoh, tidak terlalu banyak nitrogen, sehingga lebih tahan terhadap serangan cendawan. Pengaturan kelembaban dan menjaga kebersihan areal pertanaman untuk mengurangi perkembangan spora. Hindari adanya genangan air di sekitar tempat budidaya, agar tidak memicu perkembangan spora cendawan.

Pengendalian Mekanis

Pengendalian mekanis merupakan upaya mengendalikan penyakit phytophthora secara fisik. Cara pengendalian ini menitikberatkan pada kegiatan sanitasi kebun. Kegiatan ini meliputi pengendalian gulma atau tanaman pengganggu untuk menjaga kelembaban. Selain itu, gulma juga bisa menjadi tanaman inang cendawan Phytophthora spp. Tanaman terserang juga harus dibersihkan dan dimusnahkan dari areal pertanaman. Bagian tanaman terserang segera dipotong, bekas potongan diolesi dengan fungisida. Pada saat melakukan pembersihan tanaman terserang, tenaga kerja sebaiknya tidak melakukan kegiatan lain, karena bisa jadi spora cendawan menempel di tangan, peralatan, bahkan pakaian.

Pengendalian Organik

Pengendalian secara organik dilakukan dengan memanfaatkan agensia hayati maupun pestisida organik. Agensia hayati yang cukup efektif menekan pertumbuhan spora cendawan adalah Thrichoderma sp. dan Gliocladium sp. Aplikasi bisa dilakukan dengan pengocoran di lubang tanam atau melalui penyemprotan. Sedangkan pestisida organik bisa memanfaatkan serai, bawang putih, kunyit, serta minyak cengkeh. Rebus semua bahan tersebut, kemudian air rebusan bisa dicampurkan untuk penyemprotan. Jumlah bahan dan konsentrasi larutan bisa melakukan uji coba sendiri. Berdasarkan pengalaman penulis, 2 kg bawang putih, 2 kg bawang merah, 2 kg kunyit, dan 2 genggam serai, direbus dalam 15 liter air. Gunakan air rebusan tersebut dengan konsentrasi 1 liter per tangki. Lakukan penyemprotan dengan interval tiga hari sekali. Upaya tersebut mampu mengendalikan penyakit phytophthora pada tanaman tomat.

Pengendalian Kimiawi

Jika serangan sudah parah, atau melampaui ambang ekonomis, lakukan penyemprotan menggunakan fungisida kimia. Namun perlu diingat, aplikasi pestisida kimia harus memperhatikan prinsip 4 tepat, yaitu tepat waktu, tepat dosis, tepat sasaran, dan tepat cara. Disamping itu, berhubung cendawan ini mudah beradaptasi dengan bahan aktif pestisida, maka harus dilakukan penggiliran atau penggantian bahan aktif setiap kali melakukan penyemprotan, sehingga tidak menimbulkan resistensi atau kekebalan. Untuk melakukan pengendalian Phytophthora spp. secara kimiawi bisa menggunakan fungisida sistemik dan kontak yang diaplikasikan secara berseling. Contoh bahan aktif fungisida sistemik yang bisa digunakan adalah metalaksil, propamokarb hidrokloroda, simoksanil, kasugamisin, asam fosfit, atau dimetomorf. Sedangkan bahan aktif fungisida kontak yang bisa digunakan adalah tembaga, mankozeb, propineb, ziram, atau tiram. Dosis atau konsentrasi larutan sesuai petunjuk pada kemasan.

LAYU FUSARIUM (Fusarium oxysporum)

Layu Fusarium (Fusarium oxysporum) – Penyakit layu fusairum disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum, merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti terutama oleh petani hortikultura karena berpotensi menimbulkan kerugian besar. Bahkan tidak jarang penyakit ini menjadi penyebab kegagalan budidaya. Pada tingkat serangan tinggi, penyakit layu fusarium bisa menghabisi seluruh tanaman, terutama terjadi pada musim hujan dan areal pertanaman mudah tergenang air.

Perkembangan Spora Cendawan Fusarium oxysporum

Cendawan ini mampu menghasilkan tiga tipe spora, yaitu mikrokonidia, makrokonidia, dan klamidospora. Mikrokondidia spora diproduksi oleh cendawan ini di dalam jaringan tanaman terserang. Sementara makrokonidia spora diproduksi dipermukaan tanaman yang mati setelah terserang atau terinfeksi. Sedangkan klamidospora merupakan spora yang terdapat pada tanah yang sudah terinfeksi. Klamidospora mampu bertahan selama 30 tahun di dalam tanah.

Baik mikrokonidia, makrokonidia, dan klamidospora dapat menyebar dengan bantuan air, peralatan pertanian, maupun kegiatan budidaya. Klamidospora merupakan jenis spora yang sangat aktif menginfeksi tanaman sehat melalui luka pada akar, maupun titik tumbuh akar lateral. Setelah masuk xilem, miselium bercabang dan menghasilkan mikrokondidia yang akan terus berkecambah di dalam jaringan tanaman. Pertumbuhan mikrokonidia spora ini mempengaruhi pasokan air, sehingga tanaman menjadi lemas dan akhirnya mati.

Tanaman Terserang




Cendawan Fusarium oxysporum bersifat polifag, memiliki banyak tanaman inang, terutama tanaman sayuran. Beberapa jenis tanaman yang paling rentan terhadap serangan penyakit ini adalah cabai, pisang, terong, tomat, kubis, seledri, jeruk kopi, kapas, mentimun, melon, kedelai, labu, bawang merah, semangka, dan lain-lain. Tidak jarang penyakit layu fusarium menghabisi areal pertanaman cabai, terutama saat cabai memasuki fase pembuahan, yaitu antara umur 40-60 hari. Serangan berat juga kerap menyerang areal pertanaman melon, mentimun dan tomat yang menimbulkan kegagalan hingga 100%.

Gejala Serangan

Serangan cendawan Fusarium oxysporum ditandai dengan gejala menguningnya daun-daun tua yang kemudian menjalar ke atas. Tulang daun memucat dan berwarna keputihan. Tanaman terkulai karena penyerapan unsur hara maupun air tidak bisa dilakukan. Hal ini disebabkan berkas pembuluh pengangkut membusuk. Jika tanah di sekitar lubang tanam dibongkar, tampak akar tanaman membusuk dan berwarna kecokelatan. Jika pangkal batang dipotong secara melintang, terdapat lingkaran cokelat kehitaman berbentu cincin, yang menunjukkan bahwa berkas pembuluh pengangkut rusak. Jika menyerang pembibitan, tunas tiba-tiba layu dan tanaman mati.

Upaya Pengendalian

Pengendalian Teknis

Lakukan penggiliran tanaman dengan tanaman yang tidak rentan terhadap serangan Fusarium oxysporum. Pengolahan lahan dengan pencangkulan dan pembalikan tanah, agar bibit penyakit terkena sinar matahari. Pengapuran lahan untuk meningkatkan pH tanah. Pada pH mendekati normal, cendawan tidak begitu aktif menyerang. Jaga kelembaban di areal pertanaman, hindari adanya genangan air yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan spora.

Pengendalian Mekanis

Sanitasi kebun untuk menjaga kelembaban areal pertanaman. Penyiangan secara rutin terhadap gulma atau tanaman penggangu. Musnahkan tanaman terserang, usahakan agar tanah pada tanaman terserang tidak tercecer. Masukkan tanaman dalam wadah agar tanahnya tidak tercecer. Peri kapur pada bekas tanaman yang dicabut.

Pengendalian Organik

Sebagai pencegahan, secara biologi dapat diberikan trichoderma pada saat persiapan lahan, pada umur 25 hst, 40 hst dan 70 hst dilakukan pengocoran dengan pestisida organik pada tanah, contoh wonderfat dengan dosis sesuai anjuran pada kemasan. Dapat juga dilakukan pengocoran dengan air rebusan serai atau bawang putih setiap tujuh hari sekali.

Pengendalian Kimiawi

Meskipun cendawan ini tergolong resisten terhadap bahan aktif pestisida, tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba aplikasi fungisida sistemik berbahan aktif benomil, metalaksil atau propamokarb hidroklorida dengan dosis/konsentrasi sesuai petunjuk pada kemasan. Lakukan penyemprotan secara rutin minimal tujuh hari sekali.

HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera sp.)

Hama Ulat Grayak (Spodoptera sp.) – Ulat grayak dikenal juga dengan sebutan ulat tentara, karena menyerang tanaman secara bergerombol bagaikan tentara hingga daun tanaman habis dan meranggas. Tingkat kerusakan akibat serangan ulat ini cukup tinggi, bahkan Spodoptera sp. mampu menghabisi tanaman hanya dalam waktu satu malam. Seperti halnya ulat-ulat lain, ulat grayak tergolong jenis hama malam, dimana menyerang tanaman terutama pada malam hari.

Organisme pengganggu ini terdiri dari beberapa spesies, antara alain Spodoptera litura, Spodoptera exigua, Spodoptera mauritia, dan Spodoptera exempta. Tanaman terserang ditandai dengan adanya daun yang meranggas, hanya tersisa tulang daunnya saja. Ulat ini menyerang dengan cara bergerombol dalam jumlah sangat banyak, sehingga potensi kerugian petani bisa sangat tinggi. Ulat grayak terutama menyerang tanaman pada malam hari. Hama ini tergolong polifag, hampir setiap jenis tanaman diserang habis-habisan. Serangan parah terjadi pada musim kemarau, pada saat kelembaban udara rata-rata 70% dan suhu udara18-23%. Pada saat cuaca demikian, ngengat akan terangsang untuk berbiak serta prosentase penetasan telur sangat tinggi, sehingga populasinya menjadi sangat tinggi dan tingkat serangannya jauh melampaui ambang ekonomi.

Klasifikasi Ulat Grayak (Spodoptera sp.)

Kerajaan : Animalia
Phylum : Arthropoda
Kelas : Insekta
Bangsa : Lepidoptera
Suku : Noctuidae
Marga : Spodoptera
Jenis : Spodoptera litura, Spodoptera exigua, Spodoptera mauritia, dan Spodoptera exempta.

Siklus Hidup Ulat Grayak




Siklus hidup Spodoptera sp. berlangsung dalam empat stadium, yaitu stadium telur, larva, pupa, dan imago atau ngengat. Ngengat betina meletakkan telurnya di permukaan daun tanaman dengan jumlah telur antara 2000-3000 butir. Setelah 3-5 hari, telur akan menetas menjadi larva dan hidup secara berkelompok dalam jumlah sagat banyak. Fase ini terdiri atas lima instar, dan pada instar terakhir, ulat sangat rakus dan bisa menghabisi daun tanaman dalam waktu satu malam. Pada siang hari, larva akan bersembunyi di dalam tanah, dan malam harinya sangat aktif untuk memakan daun-daun tanaman. Fase larva berlangsung kurang lebih selama 20 hari, kemudian akan berubah menjadi pupa. Stadium pupa akan berlangsung selama kurang lebih 8 hari, kemudian akan keluar ngengat dewasa. Pada umur 2-6 hari, ngengat dewasa sudah kembali bertelur untuk menurunkan generasi baru.

Gejala Serangan Ulat Grayak

Gejala serangan ditandai dengan daun tanaman meranggas, biasanya hanya tersisa tulang daunnya saja. Pada serangan parah, tanaman akan gundul kehabisan daun. Jika populasinya sangat tinggi, larva pada stadium akhir dapat menghabisi seluruh daun tanaman hanya dalam waktu semalam.

Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera sp.)

Pengendalian Secara Teknis

Pengendalian dilakukan dengan melakukan teknis budidaya yang benar. Beberapa upaya teknis untuk mengurangi serangan ulat grayak adalah menjaga sanitasi kebun, pengolahan tanah (pencangkulan dan penggaruan), penggiliran tanaman.

Pengendalian Mekanis

Lakan penangkapan secara manual, terutama terhadap larva. Pengendalian ini efektif dilakukan pada malam hari. Jika ditemukan sekumpulan telur yang berada di permukaan daun dan diselimuti seperti benang kelamat, segera musnahkan.

Pengendalian Secara biologi

Pengendalian ini pada initinya menitikberatkan pada pemanfaatan musuh alaminya. Terdapat beberapa musuh alami ulat grayak baik dari jenis predator, parasitoid, maupun patogen. Beberapa jenis predator yang bisa dimanfaatkan untuk menekan populasi ulat grayak antara lain Lycosa pseudoannnulata (Araceae), Paederus fuscipes (Coleoptera), Euburellia stali (Dermaptera), dan Eocantheocona furcellata (Hemiptera). Sementara itu, jenis parasitoid yang dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan ulat grayak adalah Apanteles sp. (Hymenoptera), dan Telenomus sp. (Hymenoptera). Sedangkan patogen yang dapat dimanfaatkan untuk mengendalikan ulat grayak adalah SlNPV dan Beauveria bassiana.

Pengendalian Kimiawi

Upaya pengendalian kimiawi hanya dilakukan apabila serangan tidak terkendali setelah dilakukan upaya-upaya pengendalian di atas. Ulat grayak tergolong jenis ulat yang mudah resisten atau kebal terhadap suatu jenis bahan aktif pestisida. Oleh karena itu, penggiliran bahan aktif pestisida setiap kali penyemprotan merupakan kunci keberhasilan pengendalian Spodoptera sp. Penggantian bahan aktif dapat memutus resistensi ulat grayak terhadap pestisida. Pengendalian kimiawi dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida berbahan aktif sipermetrin, deltametrin, profenofos, klorpirifos, metomil, kartophidroklorida, atau dimehipo dengan dosis sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan dan dilakukan secara berseling setiap kali penyemprotan.

KANDUNGAN DAN MANFAAT SAWO BAGI KESEHATAN

Kandungan Dan Manfaat Sawo Bagi Kesehatan – Secara fisik buah sawo mirip dengan buah kiwi, memiliki warna kulit coklat. Di daerah Sumatera Barat, oleh suku Minang buah ini lebih dikenal nama saos. Selain diperkaya dengan kandungan gula, buah sawo juga memiliki kandungan nutrisi lengkap, sangat dibutuhkan oleh tubuh, seperti mineral, karbohidrat, vitamin, maupun serat pangan. Buah sawo diketahui bermanfaat baik bagi kesehatan jantung maupun pembuluh darah serta berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Karenanya tidak mengherankan jika konsumsi terhadap buah sawo akhir-akhir ini mengalami peningkatan cukup signifikan.

Klasifikasi Ilmiah Tanaman Sawo

Tanaman sawo tergolong dalam famili Sapotaceae dari genus Manilkara dengan spesies Manilkara Zapota.Berikut ini kami sajikan klasifikasi lengkap tanaman sawo:
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Ericales
Famili: Sapotaceae
Genus: Manilkara
Spesies: Manilkara Zapota

Kandungan Dan Manfaat Buah Sawo




Selain rasanya cukup manis, buah berdaging coklat ini juga memiliki kandungan gizi lengkap, sehingga sangat baik untuk menopang kesehatan tubuh manusia. Adapun kandungan nutrisi dalam 100 gram daging buah sawo adalah protein 0.5 gram, lemak 1.1 gram, karbohidrat 22.4 gram, mineral 0.5 gram, kalsium 25 mg, phosphor 12 mg, besi 1 mg, retinol 18 mg, asam askrobat 21 mg, serta kalori 102 kkal.

Selain kandungan nutrisi tersebut, buah sawo juga mengandung serat pangan cukup tinggi, sehingga berkhasiat ampuh dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi gangguan pencernaan, seperti diare maupun sembelit. Gula dalam buah sawo merupakan gula sederhana, bermanfaat untuk memulihkan energi secara cepat. Oleh karena itu, buah ini cocok untuk olahragawan atau orang beraktivitas tinggi.

Buah sawo diketahui memiliki kemampuan mengikat karsinogen dalam saluran pencernaan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mencegah penyakit kanker pencernaan. Keistimewaan lain buah sawo adalah kandungan natriumnya rendah, dengan perbandingan kalium natrium mencapai 16:1. Dengan tingginya angka perbandingan tersebut, menunjukkan bahwa buah ini memiliki khasiat ampuh jika dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan jantung maupun pembuluh darah. Karena alasan inilah para penderita penyakit jantung direkomendasikan untuk banyak mengonsumsi buah sawo.

Buah dengan nama ilmiah Manilkara Zapota ini menyimpan manfaat cukup besar bagi kesehatan tubuh manusia. Bukan hanya daging buahnya saja, tetapi juga bagian tanaman lain, seperti getah buah dan daunnya yang berkhasiat ampuh untuk menyembuhkan penyakit diare.
Untuk menyembuhkan penyakit diare, ambil kira-kira lima belas tetes getah buah muda, kemudian diseduh dalam setengah gelas air panas. Minum sekaligus dalam keadaan hangat. Bisa juga dengan memarut satu buah sawo muda, tambahkan sedikit air hangat, peras dan saring parutan sawo muda tersebut kemudian minum dua kali sehari, masing-masing satu kali parutan. Bagian tanaman lain untuk menyembuhkan penyakit diare adalah daun tanaman. Ambil kira-kira dua mangkok daun sawo, rebus dalam dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Minum tiga kali sehari masing-masing satu gelas.

Air rebusan buah sawo di atas juga dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit radang mulut. Gunakan air rebusan tersebut untuk berkumur sesering mungkin, hingga radang pada mulut sembuh.

Khasiat buah, daun maupun batang tanaman sawo tidak terlepas dari kandungan senyawa kimia di dalamnya. Diketahui bahwa daun dan batang tanaman sawo mengandung senyawa flavonoida. Sementara daunnya mengandung saponin, sedangkan batang tanaman mengandung zat tanin. Senyawa kimia tersebut diketahui berkhasiat cukup ampuh sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

MENGENAL TANAMAN OBAT MENGKUDU

Mengenal Tanaman Obat Mengkudu – Mengkudu dikenal sebagai buah yang memiliki khasiat sebagai obat tradisional cukup ampuh. Berbagai macam penyakit dapat disembuhkan dengan ramuan dari tanaman ini. Hampir seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit.

Tanaman mengkudu berasal dari genus Morinda, yang terdiri lebih dari 80 spesies. Sekitar 60% dari spesies tersebut banyak tumbuh di pulau-pulau yang terletak di sekitar Lautan Pasifik dan Hindia. Namun, hanya 20% dari spesies Morinda yang memiliki nilai ekonomis tinggi, salah satunya adalah Morinda citrifolia atau yang di Indonesia dikenal dengan nama Pace atau Mengkudu. Bahkan kepopuleran mengkudu memberikan predikat hingga dijuluki Queen of the Morinda.

Klasifikasi Tanaman Mengkudu

Filum : Angiospermae
Sub filum : Dycotiledonae
Divisi : Lignosae
Famili : Rubiaceae
Genus : Morinda
Spesies : Morinda citrifolia

Sejarah Perkembangan Mengkudu

Tanaman yang termasuk ke dalam keluarga kopi-kopian ini berasal dari daerah Asia Tenggara, yang kemudia menyebar keseluruh dunia, seperti China, Philipina, India, Tahiti, Hawaii, Karibia, Florida, Haiti, Fuji, Kuba, Australia, dan Afrika. Konon, pada 100 tahun Sebelum Masehi, penduduk Asia Tenggara melakukan migrasi ke daratan Polinesia. Dalam perpindahannya tersebut, mereka membawa binatan dan tumbuhan yang dianggap paling berperan untuk menopang kehidupan. Beberapa tumbuhan yang dibawa pada umumnya memiliki kegunaan sebagai bahan pangan, pakaian, bangunan, dan obat-obatan. Salah satu jenis tanaman obat yang dibawa adalah mengkudu. Setelah migrasi yang dilakukan oleh penduduk Asia Tenggara ke daerah Polinesia, kemudian mengkudu mulai menyebar ke berbagai penjuru dunia. Dengan demikian, pemanfaatan mengkudu sebagai obat tradisional telah dilakukan ribuan tahun silam.

Manfaat Mengkudu




Pada perkembangan selanjutnya, bangsa Polinesia menyebut mengkudu dengan nama Noni. Mereka memanfaatkan noni sebagai tanaman obat-obatan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, diantaranya adalah penyakit tumor, asma dan gangguan pernapasan lain, penyakit kulit, luka, dan penyakit usia lanjut. Dan pengetahuan mengenai manfaat mengkudu sebagai tanaman obat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui cerita-cerita rakyat atau nyanyian-nyanyian. Pada masa kejayaan Polinesia, seorang Kahuna (nama yang ditujukan untuk seorang tabib), selalu menggunakan mengkudu sebagai bahan dasar resep obat-obatan.

Pengetahuan tentang khasiat tanaman mengkudu sebagai obat tradisional juga bisa dilihat dari sejarah pengobatan China. Terdapat beberapa peninggalan sejarah dalam bentuk tulisan-tulisan kuno pada masa pemerintahan Dinasti Han, kurang lebih 2000 tahun silam.

Selain dimanfaatkan sebagai obat tradisional, mengkudu juga dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami. Pada tahun 1849, penelitian yang dilakukan oleh industri tekstil Eropa menemukan zat pewarna alami dari tanaman mengkudu yang kemudian diberi nama Morindone dan Morindin. Dari hasil penelitian-penelitian ilmiah inilah, nama Morinda kemudian disematkan pada tanaman mengkudu atau pace.

Dan pada tahun 1860, khasiat mengkudu sebagai tanaman obat ditulis dalam literatur pengobatan barat. Pencatatan tersebut diawali dengan penelitian untuk mencari obat terhadap penyakit-penyakit baru yang ditemukan. Para peneliti Eropa kemudian mulai mempelajari sejarah dan kebudayaan bangsa Polinesia termasuk teknologi pengobatannya.

Kemudian pada tahun 1950 ditemukan zat antibakteri yang terdapat pada buah mengkudu. Pada perkembangan selanjutnya, selama dua puluh tahun, yaitu 1960-1980 dilakukan riset-riset ilmiah untuk membuktikan mengkudu dapat berperan sebagai obat untuk menurunkan penyakit tekanan darah tinggi. Penelitian terhadap kandungan dan manfaat mengkudu terus dilakukan oleh para ahli, hingga pada tahun 1972, seorang ahli biokimia yang bernama Dr. Ralph Heinicke melakukan penelitian terhadap kandungan xeronine pada buah mengkudu. Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1993, dalam sebuah penelitian ilmiah ditemukan kandungan damnacanthal yang merupakan zat antikanker pada buah mengkudu.

RESEP MASAKAN IKAN

Resep Masakan Ikan – Ikan merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan protein. Bahkan kebanyakan ikan konsumsi, terutama ikan air tawar, memiliki kandungan kolesterol rendah. Tentu saja aman dikonsumsi oleh orang yang menderita penyakit kolesterol. Resep masakan ikan, selain mudah dibuat, juga mudah mendapatkan bahan bakunya. Demikian juga dengan cita rasanya yang digemari masyarakat.

Pada artikel ini, kami akan menyajikan beberapa resep masakan ikan yang bisa dijadikan referansi bagi pembaca sekalian. Selain untuk melengkapi menu masakan di rumah agar lebih bervariasi, juga dapat digunakan sebagai menu tambahan pada usaha warung makan atau restoran. Resep masakan ikan ini merupakan kumpulan dari beberapa ahli masak yang cita rasanya cukup teruji.

Resep Masakan Ikan Pepes 1

Bahan yang diperlukan :
2 ekor ikan dengan berat kurang lebih 700 gram
4 lembar daun pisang batu
4 ikat daun kemangi, petik daunnya kemudian dicuci
10 batang daun bawang, potong dengan ukuran 3 cm
2 buah jeruk nipis

Bumbu :
10 buah bawang merah, iris tipis
2 buah bawang putih ukuran sedang, iris tipis
10 buah cabai merah keriting atau sesuai selera, iris tipis
4 ruas kunyit, iris tipis
4 ruas jahe, iris tipis
2 iris tipis lengkuas
20 buah cabai rawit atau sesuai selera, iris kecil-kecil
4 batang serai yang dipotong kecil-kecil
1 sendok teh asam
Garam halus secukupnya
2 iris gula merah
6 sendok makan minyak goreng bekas atau jelantah

Cara Membuat



Ikan dibersihkan, buang sisik, insang maupun isi perutnya. Kemudian lumuri dengan jeruk nipis agar bau amisnya hilang. Diamkan selama setengah jam agar aroma jeruk nipis meresap ke dalam tubuh ikan, setelah itu cuci kembali hingga bersih.

Ambil setengah bagian dari garam, asam, gula jawa atau gula merah, dan minyak jelantah. Lumuri ikan dengan bumbu-bumbu tersebut agar lebih meresap.

Ambil semua bumbu yang sudah disiapkan, tambahkan sisa setengah bagian dari garam, asam, gula jawa, dan minyak jelantah. Campur semua bahan tersebut hingga merata.

Masukkan campuran bumbu tersebut ke dalam perut dan kepala ikan secukupnya. Setengah dari sisa bumbu diletakkan di atas lembaran daun pisang batu yang telah dibersihkan sebelumnya. Letakkan ikan diatas bumbu tersebut, kemudian lumuri bagian atasnya dengan setengah dari sisa campuran bumbu. Bungkus menggunakan daun pisang batu, agar tidak terbuka, bisa dikunci dengan biting.

Panggang ikan yang sudah terbungkus daun pisang batu di atas bara hingga matang. Pemanggangan biasanya berlangsung selama kurang lebih 40 menit. Hidangkan pepes ikan tersebut selagi hangat dengan nasi putih hangat.

Selain cara tersebut, resep masakan ikan pepes juga bisa dibuat dengan cara lain. Berikut ini cara membuat pepes ikan vesrsi lainnya.

Resep Masakan Ikan Pepes 2

Bahan Yang Diperlukan :
2 ekor ikan masing-masing seberat satu kilogram
2 buah jeruk nipis yang diperas airnya
20 bawang merah
4 siung bawang putih
100 gram kemiri
4 cm kunyit
10 lembar daun salam
8 batang serai dikeprek
6 buah tomat ukuran sedang, disisir tipis-tipis
4 ikat daun kemangi, petik daunnya kemudian dicuci
Daun pisang untuk membungkus ikan
Garam secukupnya

Cara Membuat :
Ikan dibersihkan, buang isi perutnya, sirip, dan sisiknya. Belah memanjang bagian bawah perut ikan. Setelah bersih, olesi ikan tersebut dengan air perasan jeruk nipis. Diampkan selama 15 menit agar bau amis hilang. Setelah itu, cuci kembali ikan hingga bersih.

Haluskan bumbu bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, dan garam. Menghaluskan bumbu bisa menggunakan muthu dan cobek atau bisa juga diblender. Setelah halus, campurkan bumbu lain hingga merata.

Oleskan bumbu yang sudah siap dan tercampur rata pada bagian luar daging ikan dan sebagian sisanya dimasukkan ke dalam perut ikan. Diamkan selama 15 menit agar meresap ke dalam daging. Letakkan ikan di atas daun pisang, kemudian taburkan kemangi di atasnya. Bungkus hingga rapat menggunakan daun pisang tersebut. Gunakan penjepit dari biting. Kukus selama 30 menit, kemudian angkat, dan panggang menggunakan arang hingga airnya mengering. Pepes ikan siap dihidangkan.

Resep Masakan Ikan Pepes 3

Bahan Dan Bumbu yang diperlukan :
1 ekor ikan berat kurang lebih 350 gram
25 gram kemiri
5 gram kunyit
5 gram serai, potong kecil-kecil lalu dikeprek
5 gram bawang merah
5 gram bawang putih
2 lembar daun salam
3 gram ketumbar dan jinten
1 buah jeruk limau
Garam dan lada atau merica bubuk secukupnya
Daun pisang kluthuk

Cara Membuat :
Bersihkan ikan, belah bagian perutnya kemudian keluarkan semua kotorannya, buang sisik dan siripnya. Beri guratan pada kedua sisi tubuhnya agar bumbu lebih meresap.Tabur dan lumuri tubuh ikan menggunakan lada, garam, dan air perasan jeruk limau hingga merata.

Kemiri disangan atau digoreng tanpa minyak beberapa saat, kemudian haluskan bersama bersama bumbu lain dengan cara diulek menggunakan cobek. Tambahkan sedikit air kemudian masukkan daun salam dan daun serai. Panaskan hingga mendidih bumbu tersebut, kemudian angkat dan dinginkan.

Setelah dingin, lumuri ikan dengan bumbu tersebut, masukkan sisa bumbu pada bagian perut ikan. Kemudian bungkus menggunakan daun pisang kluthuk yang telah dibersihkan sebelumnya.

Panaskan pan, lumuri dengan sedikit minyak agar tidak lengket. Setelah cukup panas, masukkan bungkusan ikan tersebut kemudian tutup rapat. Ikan harus sering dibolak-balik agar matang merata. Setelah cukup matang, angkat dan sajikan pepes ikan tersebut dalam keadaan panas dengan nasi putih panah. Lebih nikmat disajikan bersama sambal bawang atau sambal terasi.

Resep Masakan Ikan Kuah Super Pedas

Bahan Yang Diperlukan
I ekor ikan mas berukuran 1 kg
2 buah jeruk nipis, peras dan diambil airnya
2 sendok makan minyak zaitun
½ cm rimpang jahe, iris tipis-tipis
2 batang serai, potong-potong kemudian dikeprek atau dimemarkan
2 batang daun bawang, iris kecil-kecil
2 buah tomat, iris tipis memanjang
Garam dan air secukupnya

Bumbu
25 buah cabai rawit merah (lombok setan), iris kecil-kecil
6 butir bawang merah yang dihaluskan
2 siung bawang putih yang dihaluskan
2 cm kunyit yang dihaluskan

Cara Membuat
Bersihkan ikan, buang isi perut dan sisiknya, beri guratan pada bagian sisi tubuhnya agar bumbu meresap. Kemudian lumuri dengan air perasan jeruk nipis. Panaskan minyak zaitun dengan api sedang, tumis semua bumbu, jahe, dan serai. Setelah mengeluarkan bau harum, masukkan semua bahan kecuali air. Diamkan beberapa saat sambil dibolak-balik. Masukkan air sampai ikan terendam, kemudian ditutup. Setelah mendidih dan ikan matang, kemudian diangkat dan sajikan dalam kondisi panas bersama nasi putih hangat.

Resep Masakan Ikan Santan Kacang Panjang

Bahan Yang Diperlukan
3 ekor ikan segar masing-masing kurang lebih 200 gram
1 buah jeruk nipis, peras dan diambil airnya
10 helai kacang panjang
5 butir bawang merah
2 siung bawang putih ukuran sedang
8 buah cabai merah keriting
2 cm jahe
2 cm kunyit
1 butir kelapa yang sudah tua, parut dan peras diambil santannya dengan 500 ml air
3 lembar daun jeruk purut
2 batang serai, potong kecil-kecil kemudian di keprek
1 lembar daun kunyit berukuran sedang
3 potong asam kandis
2 sendok makan air asam jawa

Cara Membuat
Cuci dan bersihkan ikan, buang isi perut dan sisi, kemudian buat guratan menggunakan pisau di bagian sisi tubuh ikan. Taburi dan oleskan garam dan air perasan jeruk nipis hingga merata ke seluruh tubuh ikan. Diamkan selama 15 menit agar bau amis hilang.

Gerus semua bumbu, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, jahe, kunyit, garam secukupnya. Setelah itu, kacang panjang dipotong-potong dengan ukuran 6 cm.

Masukkan bumbu tersebut pada santan, tambahkan daun jeruk, serai, daun kunyit, asam kandis dan asam jawa. Panaskan dengan api sedang hingga mendidih, lalu masukkan ikan dan biarkan hingga ikan matang dan berubah warna. Setelah matang, masukkan kacang panjang, diamkan beberapa saat hingga kacang panjang agak layu. Lalu angkat dan sajikan hangat-hangat bersama nasi putih hangat. Lebih nikmat dengan sambal terasi.

Resep Masakan Ikan Oven

Bahan Yang Diperlukan
1 ekor ikan seberat 1 kg
2 siung bawang putih, haluskan
2 sendok makan air perasan jeruk nipis
Margarin secukupnya
1 batang serai, potong kecil-kecil kemudian dikeprek
2 buah tomat, potong tipis memanjang

Bumbu
10 butir bawang merah
½ ruas jari jahe emprit
20 cabai merah keriting
Garam secukupnya

Cara Membuat
Ikan dibersihkan, buang isi perut dan sisiknya, potong dengan ukuran sesuai selera, tabur dan lumuri hingga merata menggunakan air perasan jeruk nipis dan gerusan bawang putih. Diamkan selama 45 menit agar bumbu meresap.

Olesi pinggan tahan panas menggunakan margarine, kemudian masukkan ikan kedalamnya. Panggang dengan api sedang hingga ikan matang dan airnya mengering.

Haluskan semua bumbu, kemudian panaskan margarine dengan api sedang untuk menumis bumbu, hingga baunya harum. Masukkan serai dan tomat, aduk hingga merata dan diamkan hingga matang. Tuangkan bumbu tersebut di atas ikan yang telah dioven. Masakan siap dihidangkan, sebaiknya sajikan saat masih panas.

Resep Masakan Ikan Rujak

Resep masakan ikan ini pada dasarnya mengkombinasikan ikan bakar dan bumbu rujak. Berikut ini cara membuat resep masakan ikan rujak.
Bahan Yang Diperlukan:
2 ekor ikan berukuran kuran lebih 500 gram
3 butir bawang merah
2 siung bawang putih
7 butir kemiri
10 buah cabai merah keriting
½ jari kunyit
1 jari lengkuas
2 lembar daun jeruk nipis
1 batang serai, potong-potong kemudian dikeprek
Air asam dan terasi secukupnya
Garam secukupnya
1 sendok teh gula pasir
Daun pisang secukupnya

Cara Membuat
Bersihkan ikan, buang isi perut dan sisiknya, buat guratan di bagian sisi tubuhnya agar bumbu lebih meresap.

Haluskan semua bumbu kecuali daun jeruk nipis dan serai, bisa diulek atau menggunakan blender. Tambahkan air asam, terasi, gula pasir, serai dan daun jeruk nipis. Oleskan bumbu ke seluruh tubuh ikan hingga merata, sisanya dimasukkan ke bagian perut. Bungkus ikan menggunakan daun pisang hingga rapat, kemudian dibakar di atas arang hingga matang. Masakan siap dihidangkan, sajikan saat masih panas.

HAMA PENGGOROK DAUN (Liriomyza huidobrensis)

Hama Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis) – Hama ini dikenal juga dengan sebutan leaf miner, merupakan spesies lalat dari genus Liriomyza dan keluarga Agromyzidae. Lalat ini menyerang daun tanaman dengan cara meletakkan telur di bagian epidermis daun. Setelah telur menetas dan berubah menjadi larva, akan menggorok dan masuk ke dalam jaringan mesofil daun. Sehingga jaringan daun menjadi kosong, dan menampakkan bercak berwarna putih atau keperakan di atas permukaan daun.

Klasifikasi Hama Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis)

Kerajaan : Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Insekta
Ordo : Diptera
Family : Agromyzidae
Genus : Liriomyza
Spesies : Liriomyza huidobrensis

Sekilas Tentang Hama Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis)

Lalat Liriomyza huidobrensis bertubuh kecil, mungil, dengan panjang antara 1-4 mm. Konon, lalat penggorok daun ini berasal dari daerah Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Selain menyerang daun, lalat ini juga menyerang batang muda dan buah, seperti pada kacang polong.


Gejala Serangan Hama Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis)




Hama ini bersifat polifag dan biasa menyerang tanaman sawi, seledri, cabai paprika, camellia, cabai, mawar, bawang daun, kentang, tomat, dan huidobrensis. Gejala serangan lalat penggorok daun ini ditunjukkan dengan adanya guratan berwarna putih atau perak dengan pola acak tak beraturan menyerupai di permukaan daun. Serangan berat akan mengakibatkan daun mengering dan tidak mampu mengeluarkan tunas baru.

Serangan diawali dengan lalat betina meletakkan sejumlah telur melalui ovipositornya, kurang lebih 50-300 butir, pada bagian epidermis daun. Setelah menetas, larva akan menggerogoti jaringan mesofil daun, sehingga jaringan tersebut menjadi terbuka atau terluka. Luka pada jaringan mesofil ini berpotensi menimbulkan serangan penyakit sekunder, terutama disebabkan oleh infeksi fungi maupun bakteri, sehingga daun akan membusuk. Sementara lalat dewasa akan menghisap cairan tanaman hingga tanaman mengering dan tidak mampu lagi mengeluarkan tunas baru.

Waktu Terjadinya Serangan Hama Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis)

Lalat ini akan berkembang baik pada saat cuaca panas dan kelembaban rendah. Pada suhu 25-32°C dengan kelembaban udara rendah, lalat dewasa akan terangsang untuk kawin dan menghasilkan keturunan baru. Sehingga pada suhu yang demikian, berpotensi terjadi serangan berat lalat penggorok daun Liriomyza huidobrensis, dengan tingkat kerugian yang dialami oleh petani sangat tinggi.

Pemupukan dengan nitrogen tinggi akan merangsang terjadinya serangan Hama Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis). Memang, salah satu hal yang mempengaruhi tingkat serangan hama atau penyakit adalah faktor abiotik, salah satunya adalah pemupukan tidak berimbang. Oleh karena itu, penggunaan pupuk berimbang dan terukur selama proses budidaya lebih disarankan, sebagai salah satu upaya menanggulangi serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT).

Siklus Hidup Liriomyza huidobrensis

Siklus hidup Liriomyza huidobrensis pada tanaman kentang berlangsung selama 22-25 hari. Telur yang diletakkan pada bagian epidermis akan menetas setelah 2-4 hari. Stadium larva berlangsung selama 6-12 hari dan terdiri dari tiga instar. Larva instar kedua dan ketiga merupakan larva yang paling besar menimbulkan kerusakan. Pada fase berikutnya, larva akan berubah menjadi pupa, yang bersembunyi di dalam tanah atau di antara daun. Setelah delapan hari, stadium pupa selesai dan berubah menjadi lalat dewasa.

Pengendalian Hama Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis)

Yang perlu diperhatikan dalam melakukan upaya pengendalian terhadap lalat Liriomyza huidobrensis adalah tingkat resistensi yang cukup tinggi terhadap aplikasi suatu jenis pestisida tertentu. Oleh karena itu, hindari penggunaan pestisida tunggal selama proses budidaya.

Pengendalian Kultur Teknis

Pengendalian ini menitik beratkan pada teknologi dan pola budidaya yang dilakukan oleh petani. Lakukan pembersihan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu secara berkala. Selain itu, jangan menanam komoditas yang rentan terhadap serangan lalat Liriomyza huidobrensis secara berturut-turut dalam kurun waktu lama. Dengan kata lain, penggiliran tanaman merupakan solusi efektif.

Pengendalian Mekanis

Gunakan perangkap kuning, yang terbuat dari papan atau plastik lembaran berukuran 15 x 15 cm. Oleskankan perekat, atau vaselin, atau oli, atau minyak goreng pada perangkap tersebut. Seperti halnya serangga lain, lalat penggorok daun ini juga tertarik dengan warna kuning. Dengan memasang perangkap sebanyak 100 buah per hektar, sudah mampu menekan serangan hingga 50%.

Pengendalian Biologis

Upaya pengendalian ini menitikberatkan pada pemanfaatan musuh alami Liriomyza huidobrensis. Salah satu parasitoid yang cukup efektif untuk mengendalikan hama ini adalah Hemiptarsenus varicorni H. varicornis (Hymenoptera : Eulophidae). Parasitoid ini banyak ditemukan di arela pertanaman kentang. Selain itu, dapat juga dengan memanfaatkan parasitoid dari keluarga tawon Braconidae, Pteromalidae, dan Eulopidae.

Pengendalian Kimiawi

Menurut beberapa penelitian yang dilakukan para ahli, diduga, lalat Liriomyza huidobrensis sudah resisten terhadap beberapa pestisida terutama dari golongan hidroklorin, organofosfat, karbamat, dan piretroid. Terlepas dari benar tidaknya penelitian tersebut, ada baiknya untuk tidak menggunakan pestisida dari golongan di atas. Beberapa jenis insektisida yang bisa digunakan untuk mengendalikan Liriomyza huidobrensis antara lain, siromazin, abamektin, atau klorfenapir. Gunakan insektisida tersebut secara berseling. Dosis dan konsentrasi sesuai pada kemasan.

Demikian informasi termaik yang dapat kami sajikan, semoga artikel Hama Penggorok Daun (Liriomyza huidobrensis), bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih atas kunjungannya, salam Tanijogonegoro.

ARTIKEL POPULER