CARA MENANAM CABE DALAM POT

Bagaimana cara menanam cabe dalam pot? Bagi anda para ibu rumah tangga yang kreatif, pertanyaan ini akan muncul di benak Anda. Bagaimana memanfaatkan lahan sempit di rumah agar lebih berdaya guna? Menanam cabe dalam pot selain bertujuan memanfaatkan lahan terbatas, secara ekonomi juga dapat menghasilkan keuntungan tinggi. Budidaya cabe secara intensif juga diperlukan ketika kita berorientasi profit, sehingga cara menanam cabe dengan benar, mulai dari penanaman cabe, pemeliharaan tanaman cabe hingga pengendalian hama dan penyakit cabe perlu dipelajari. Seperti saat kita menanam cabe di lahan, keberhasilan budidaya cabe dalam pot dipengaruhi bagaimana cara menanam cabe yang benar, selain harga jual cabe tentunya. Menanam cabe dalam pot umumnya dilakukan untuk mengoptimalkan lahan sempit, seperti di pekarangan rumah maupun green house dengan lahan terbatas. Namun, sebenarnya jika budidaya cabe dilakukan di area pertanian, menanam cabe dalam pot ini justru dapat menghasilkan keuntungan tinggi asalkan kita dapat melakukan perawatan tanaman cabe dengan benar.

Ada beberapa keuntungan yang didapatkan saat kita menanam cabe dalam pot untuk skala besar, antara lain:
1. Menanam cabe dalam pot dapat mingkatkan nilai manfaat lahan. Lahan dapat ditumpangsari dengan tanaman pendek yang berumur pendek juga, seperti buncis bayi (baby bean), caisim, bayam cabut, kangkung, kubis, bunga kol, dll.
2. Menanam cabe dalam pot dapat meningkatkan kesehatan lahan. Lahan utama diberakan hingga minimal 3 bulan jika menanam cabe dalam pot dilakukan menggunakan sistem tumpangsari, dan 5 bulan jika tidak dilakukan tumpangsari. Hal ini dapat mengembalikan tingkat kesehatan tanah.
3. Jika menanam cabe dalam pot dilakukan di bekas bedengan, kemungkinan tergenangnya pangkal akar tanaman cabe relatif kecil, karena secara otomatis posisi tanaman cabe menjadi lebih tinggi.
4. Menanam cabe dalam pot dapat mengoptimalkan produksi cabe. Media tanam cabe lebih gembur karena komposisi media tanam dapat diatur. Tanah gembur mampu meningkatkan perkembangan akar tanaman cabe, sehingga penyerapan unsur hara menjadi lebih baik yang berakibat pada peningkatan hasil produksi cabe.

Bagi para petani cabe dengan modal kecil, pot yang dipakai untuk menanam cabe dapat menggunakan polybag, tas plastik (kresek=jawa) ukuran besar, maupun karung (bagor). Bagi yang memilih menanam cabe menggunakan tas kresek, usahakan menanam cabe menggunakan kresek warna hitam, atau minimal doreng hitam putih. Menanam cabe menggunakan media warna hitam bertujuan untuk menekan pertumbuhan gulma (gulma tidak mendapatkan sinar matahari).

TEKNIK DAN CARA MENANAM CABE DALAM POT

Pemahaman tentang iklim ideal untuk tanaman cabe, cara memilih bibit cabe unggul, persiapan media semai, perlakuan benih tanaman cabe, serta cara pengendalian hama dan penyakit tanaman cabe tidak akan kami bahas disini. Anda bisa melihat pada artikel kami lainnya yang membahas secara khusus malasah tersebut. Sebagai tambahan referensi, bisa juga dibaca artikel tentang budidaya cabe.



Syarat tumbuh tanaman cabe dalam pot sama seperti cara menanam cabe di lahan. Tanaman cabe membutuhkan tanah gembur supaya dapat berproduksi dengan baik, dengan kisaran pH 6,5-6,8.

Persiapan Media Tanam Cabe dalam Pot

Cara menanam cabe dalam pot atau polybag secara sederhana dapat dimulai dengan mempersiapkan media tanam, adalah sebagai berikut:
  • Pengadaan tempat media tanam cabe, bisa berupa pot, tas plastik warna hitam, maupun polybag.
  • Pengadaan pupuk organik dan pupuk anorganik. Pupuk organik bisa berupa pupuk kandang, humus, maupun pupuk kompos. Sedangkan pupuk anorganiknya menggunakan pupuk NPK.
  • Pengadaan kapur pertanian untuk tanah masam. Cara mudah untuk mengetahui apakah jenis tanah yang dipakai terlalu masam atau tidak adalah dengan cara mengamati pertumbuhan alang-alang di areal lahan yang akan diambil tanahnya. Salah satu ciri tanah masam yaitu banyak ditumbuhi rumput alang-alang.
  • Cara pencampuran media tanah dan pupuk kandang untuk menanam cabe dalam pot perlu diperhatikan, terutama komposisinya. Perbandingan tanah dan pupuk kandang ideal 2:1 (Tetapi bisa juga 1:1 bagi petani peternak yang banyak memiliki pupuk kandang, atau mudah mendapatkan pupuk kandang dengan harga murah). Tambahkan kapur pertanian dan pupuk NPK sebanyak 100g. Aduk-aduk biar rata, lalu masukkan ke dalam pot.
  • Untuk menanam cabe dalam pot skala luas, letakkan pot dengan jarak 60x60 cm di atas tanah atau bedengan bekas budidaya tomat, budidaya terong, atau budidaya tanaman lainnya yang menggunakan bedengan. Jika menginginkan menanam cabe dengan sistem tumpangsari, pada lahan dapat ditanami tanaman pendek (sebaiknya berumur pendek juga). Kalau lahan yang digunakan untuk menanam cabe dalam pot adalah bekas budidaya tanaman hortikultura, tanaman penyela bisa langsung ditanam di lahan, tetapi jika pada lahan baru, sebaiknya dilakukan olah tanah dan pemupukan dasar sesuai jenis komoditas yang akan ditanam.
  • Buat lubang tanam seperti pada cara menanam cabe di lahan.

Cara Mempersiapkan Bibit dan Menanam Cabe dalam Pot

  • Sebelumnya buat rumah pembibitan, bisa menggunakan sungkup plastik untuk menghemat biaya.
  • Cara pembuatan media semai untuk tanaman cabe komposisinya sama seperti budidaya tanaman hotikultura, terutama yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Komposisi media semai cabe terbuat dari campuran 20 liter tanah, 10 liter pupuk kandang, dan 150 g pupuk NPK yang sudah dihaluskan.
  • Penyemaian benih cabe. Cara menanam benih cabe ke dalam plastik semai agar efisien cukup menggunakan tangan kering, usahakan media untuk menanam benih cabe dalam keadaan lembab saja, jangan terlalu basah. Masukkan benih cabe satu per satu lalu tutup lagi menggunakan tanah tipis-tipis.
  • Pemeliharaan bibit cabe. Cara memelihara bibit cabe juga sama untuk bibit lainnya. Sungkup dibuka pukul 07.00-09.00, dan 15.00-17.00. Penguatan tanaman penting untuk diperhatikan agar bibit cabe lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru setelah pindah tanam, cara penguatan tanaman cabe dengan membiarkan bibit cabe terkena sinar matahari penuh selama 5 hari menjelang waktu menanam. Tetapi saat malam hari, sungkup harus ditutup lagi agar terhindar dari serangan hama dan penyakit cabe, terutama hama ulat. Siram bibit cabe setiap pagi hingga basah agar saat sore hari bibit cabe tidak kekurangan air. Namun, jika terik matahari terlalu panas, sore hari bisa disiram lagi, tetapi jangan terlalu basah. Cara ini penting diperhatikan untuk mengurangi tingkat kelembaban di malam hari. Penyemprotan pestisida pada bibit cabe dilakukan pada umur 15 hss (hari setelah semai) dengan dosis cukup ½ dari dosis dewasa.
  • Pindah tanam. Bibit cabe yang telah memiliki 4 helai daun sejati siap dipindah tanam ke dalam pot atau polybag. Cara menanam bibit cabe sama seperti menanam cabe di lahan.
  • Setelah bibit cabe dipindah tanam ke dalam pot, segera lakukan pemasangan ajir. Cara memasang ajir sedini mungkin bertujuan untuk menghindari kerusakan akar cabe, sehingga diharapkan tidak ada luka akar yang dapat menyebabkan infeksi sekunder (terhindar dari penyakit akar).

Cara Memelihara Tanaman Cabe dalam Pot

Cara memelihara tanaman cabe dalam pot sebetulnya sama seperti cara menanam cabe di lahan, kecuali sanitasi lahan. Secara garis besarnya sebagai berikut:

Cara Menyulam Tanaman Cabe

Seperti pada cara menanam cabe di lahan, penyulaman dilakukan sampai umur tanaman cabe 3 minggu. Jika tanaman cabe mati karena penyakit akar, seperti misalnya rebah semai, usahakan tanah di sekitar lubang tempat menanam cabe dibuang secukupnya.

Cara Merempel dan Mengikat Tanaman Cabe

Cara melakukan perempelan dilakukan pada daun cabe tua dan tunas samping. Cara merempel daun cabe dan tunas samping sama seperti cara menanam cabe di lahan. Perempelan daun cabe tua dan terserang hama penyakit ini dilakukan ketika tanaman cabe memasuki umur 80 hst (hari setelah tanam).

Sanitasi Lahan

Cara melakukan sanitasi lahan untuk budidaya cabe dalam pot lebih mudah dilakukan, yaitu dengan cara mencabut gulma yang tumbuh di dalam pot. Untuk budidaya cabe sistem tumpangsari, cara membersihkan gulma tanaman penyelang sesuai dengan cara pemeliharaan untuk tanaman yang ditumpangsarikan.

Cara Mengairi Tanaman Cabe

Cara mengairi tanaman cabe dalam pot tidak sama seperti saat menanam cabe di lahan. Pengairan tanaman cabe ini dengan cara menyiram tanaman setiap 2-3 hari sekali saat tidak turun hujan. Pada budidaya cabe skala luas, cara mengairi tanaman cabe bisa dilakukan pengeleban untuk memudahkan mendapatkan air. Saat pengeleban tersebut, air dapat disiramkan ke dalam pot. Hindari pengeleban dan penyiraman tanaman cabe pada waktu siang hari untuk menghindari penguapan tinggi.

Cara Melakukan Pemupukan Susulan

Pupuk Akar diberikan dengan cara pengocoran setiap 5 hari sekali, mulai tanaman cabe berumur 5 hst sampai 105 hst. Saat umur tanaman cabe 5, 10, 15, 20, 25 dan 30 hst dikocor menggunakan pupuk NPK dengan dosis 1kg NPK 15-15-15 yang dilarutkan ke dalam 200 lt air. Larutan ini untuk 1000 tanaman, masing-masing tanaman cabe mendapatkan kocoran sebanyak 200 ml. Saat tanaman cabe berumur 35 hingga 60 hst (interval 5 hari) dikocor menggunakan pupuk NPK dengan dosis 2kg NPK 15-15-15 yang dilarutkan ke dalam 200 lt air. cara ini untuk 1000 tanaman, masing-masing tanaman cabe 200 ml. Selanjutnya, memasuki usia 65 hingga 105 hst juga dikocor menggunakan pupuk NPK, dengan cara dan interval yang sama larutkan 3kg NPK 15-15-15 ke dalam 200 lt air.
Selain pupuk akar, untuk mempercepat pertumbuhan dan pembuahan tanaman cabe, perlu juga diaplikasikan pupuk daun. Cara aplikasi pupuk daun ini melalui penyemprotan, bisa bersamaan pada waktu melakukan penyemprotan pestisida. Tanaman cabe dalam pot membutuhkan nitrogen tinggi untuk pertumbuhan saat tanaman cabe berumur 14 dan 21 hst. Sedangkan saat pembuahan, tanaman cabe membutuhkan pupuk kandungan phospat, kalium dan pupuk mikro tinggi. Cara aplikasinya juga bisa bersamaan saat penyemprotan pestisida, diberikan ketika tanaman cabe berumur 35 dan 75 hst.

CARA MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN CABE DALAM POT

Cara pengendalian hama dan penyakit tanaman cabe dalam pot bisa mengadopsi cara pengendalian hama dan penyakit tanaman cabe pada budidaya cabe di lahan.

PANEN CABE DALAM POT

Cara memanen Cabe di pot sama seperti menanam cabe di lahan, buah cabe dipanen saat umur tanaman cabe antara 90-110 hst. Buah cabe yang dipanen adalah buah cabe 80% masak.


TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA
Tanijogonegoro On Google Plus